Loading...

MORFOLOGI TANAMAN CABAI MERAH DAN SYARAT TUMBUH CABAI MERAH

MORFOLOGI TANAMAN CABAI MERAH DAN SYARAT TUMBUH CABAI MERAH
A. Morfologi Tanaman Cabai Merah Cabai merah termasuk famili *Solanaceae* (suku terung-terungan) dengan klasifikasi ilmiah sebagai berikut: - Kingdom: Plantae - Genus: Capsicum - Spesies: Capsicum annuum L. Akar: - Sistem perakaran serabut, dengan beberapa akar tumbuh vertikal menyerupai akar tunggang semu. - Terdapat bintil-bintil akar hasil simbiosis dengan mikroorganisme tanah . Batang: - Batang tidak berkayu (herbaceous), berwarna hijau hingga hijau tua. - Tinggi bervariasi: cabai rawit (≤100 cm), cabai besar (hingga 2 m). - Batang bawah mengeras seperti kayu semu seiring penuaan . Daun: - Bentuk bervariasi: oval, lonjong, atau lanset. - Ukuran: panjang 3–11 cm, lebar 1–5 cm. - Warna: hijau muda hingga hijau tua (permukaan atas), hijau pucat (permukaan bawah) . Bunga: - Tipe bunga lengkap (hermafrodit), mengandung putik dan benang sari. - Bentuk bintang (khas Asteridae), diameter 5–20 mm, warna mahkota putih, ungu, atau putih kehijauan. - Tumbuh di ketiak daun, tunggal atau dalam tandan (2–3 bunga). - Penyerbukan: Umumnya menyerbuk sendiri, tetapi penyerbukan silang alami (7.6–36.8%) bisa terjadi jika kepala putik lebih tinggi dari kotak sari, dibantu angin atau lebah . Buah dan Biji: - Buah: Berdaging, bentuk bervariasi (11 tipe, e.g., cayenne, blocky bell). Warna hijau saat muda, merah saat matang. - Biji: Pipih, warna putih/kekuningan, diameter 1–3 mm. Bobot kering ±1 gram/120 butir . B. Syarat Tumbuh Kondisi lingkungan Ketinggian: - Optimal: 250–800 mdpl (bisa tumbuh di 0–1.200 mdpl). - Dataran rendah (≤250 mdpl): Panen lebih cepat (70–75 HST). - Dataran tinggi (>800 mdpl): Panen lebih lambat (4–5 bulan) . Suhu: - Optimal: 20–30°C (rata-rata harian). - Pembungaan maksimal: 15.5–21°C. - Suhu >32°C atau <15°C: Hambat perkecambahan, sebabkan layu, gugur bunga, dan viabilitas serbuk sari menurun . Cahaya: - Butuh penyinaran penuh (minimal 8 jam/hari). - Toleransi naungan hingga 45%. Intensitas rendah menyebabkan etiolasi (batang memanjang, daun pucat) . Curah Hujan: - Optimal: 600–1.250 mm/tahun. - Hujan deras meningkatkan risiko penyakit; kekeringan pengaruhi ukuran buah . Kondisi Tanah Tekstur dan Drainase: - Ideal: Lempung berpasir untuk panen cepat; tanah liat untuk panen lambat. - Harus gembur, aerasi baik, dan drainase lancar . Kimia Tanah: - pH: 5.5–6.8 (optimal 6–7). pH <5.5 memerlukan pengapuran (dolomit 1.5 ton/ha) . - Nutrisi: Kaya bahan organik (pupuk kandang 10–40 ton/ha) dan unsur hara makro (NPK) . Pengelolaan Air: - Lahan sawah: Tanam akhir musim hujan untuk hindari kelebihan air. - Lahan tegalan: Tanam musim hujan untuk jamin ketersediaan air .