Loading...

MUSIM BARU SEMANGAT BARU

MUSIM BARU SEMANGAT BARU
Pada suatu pagi air mengalir di saluran sekunder, kiriman air telah datang dari bendungan Jatiluhur. Pertanda waktunya bekerja keras lagi bagi petani di Desa Bantarsari Kecamatan Pebayuran, untuk mulai mengerjakan sawah. Semangat para petani tersebut, menuntut petugas penyuluh pertanian yang merupakan garda terdepan bagi aparatur pertanian bahu membahu dengan petani, untuk meningkatkan hasil produksi tanaman padi di sawahnya. Pada pagi itu tepatnya awal musim tanam tahun 2012/2013 di musim hujan, kami tim dari lingkup pertanian di wilayah Kecamatan Pebayuran, yang terdiri dari : Suhyana, A.Md. Kepala Tata Usaha BP3K Kecamatan Pebayuran, Arif Risman, SP. Penyuluh Pertanian BP3K Kec Pebayuran, Asep Abas. S, A.Md. Pelaksana UPTD Wil V, serta Sutisna, Petugas Pengamat Hama, berkumpul di aula desa Bantarsari untuk melaksanakan penyuluhan awal musim hujan. Penyuluhan awal musim tanam dilaksanakan di semua desa di Kecamatan Pebayuran secara bergantian, dan ini merupakan hari pertama penyuluhan di Kecamatan Pebayuran. Penyuluhan tersebut dihadiri oleh semua ketua kelompok tani di Desa Bantarsari, pengurus dan anggotanya. Materi yang disampaikan sangat penting bagi peningkatan produktifitas tanaman padi. Suhyana menyampaikan tekhnologi tanam jajar legowo 2:1 dan 4:1 manfaat dari teknologi ini, serta keuntungannya dibanding tandur jajar biasa. Sutisna, sebagai petugas pengamat hama, menyampaikan materi tentang siklus penggerek batang, karena hama ini merupakan hama endemis di wilayah kecamatan Pebayuran. Dari materi ini para petani bisa mengetahui siklusnya sehingga memudahkan dalam pengendalian secara efektif dan efisien. Sedangkan Asep Abas menyampaikan kebijakan “ kebijakan pertanian yang ada di Kabupaten Bekasi, yang bisa mendukung peningkatan produktifitas padi di wilayah Bantarsari, sesuai tugasnya. Semangat yang besar antara petani dan petugas lingkup pertanian di wilayah Kecamatan Pebayuran, diharapkan dapat menciptakan kerjasama yang seiring sejalan, bahu membahu serta saling mendukung sesuai dengan tugas dan fungsi masing “ masing sehingga peningkatan produksi dapat tercapai. Dengan demikian kesejahteraan petani dapat ditingkatkan, serta memberikan kontribusi bagi program Kementrian Pertanian dan Kabupaten Bekasi menuju swasembada pangan, semoga¦. Materi ditulis oleh : Arif Risman, THL- TBPP, Kec. Pebayuran, Kab. Bekasi).