Dampelas Donggala 12 juli 2025, Tani Merdeka Indonesia (TMI), melaksanakan musyawarah pemilihan pengurus tingkat kabupaten, yang disebut sebagai Dewan Pimpinan Daerah (DPD). bertempat di Desa Talaga Kecamatan Dampelas, dipilihnya Desa Talaga sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan ini, bukan tanpa alasan, melainkan sebagai trigger titik awal kebersamaan insan pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan daerah dan nasional, mengingat desa ini adalah salah satu tempat Kawasan Pangan Nusantara (KPN) wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng), acara diawali pemaparan ringan oleh Ketua Harian terpilih Bapak Toni Hasbi, pada orasi pertamanya Toni mengajak semua insan pertanian tanpa terkecuali untuk bersama mendukung program pemerintah mewudkan swasembada pangan nasional dan ikut mensukseskan program Berani Panen Raya Sulteng, dengan terus menghadirkan karya nyata dibidang pertanian yang salah satunya melalui organisasi TMI, “organisasi ini adalah milik kita bersama olehnya saya mengajak untuk bersama-sama menghidupkan organisasi ini, dengan harapan kedepannya organisasi ini mampu berdampak nyata terhadap peningkatan ekonomi bagi anggota organisasi dan masyarakat tani pada umumnya”. Tambahnya Selaku tuan rumah pelaksanaan kegiatan, dalam sambutannya Bapak Tamrin sangat berterima kasih kepada semua pengurus yang telah hadir, Tamrin juga menuturkan ‘melihat susunan pengurus DPD terpilih yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat sekaligus adalah pelaku utama pertanian, beliau sangat optimis nantinya TMI Kabupaten Donggala akan maju dan bertumbuh bersama petani serta mampu berkontribusi terhadap pembangunan pertanian di kabupaten ini. Musyawarah ini telah membentuk kepengurusan DPD Kabupaten Donggala untuk masa bakti diperiode pertama. Pengurus DPD ini nantinya akan berkantor di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan, setelah melalui proses pelantikan oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) pada awal Agustus mendatang. Berikut sekapur sirih TMI, yang kami lansir dari laman resminya Tani Merdeka adalah sebuah organisasi usulan dari para Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Tokoh Tani, Pemerhati Tani, Kelompok Perikanan, dan Kelompok Peternakan di Indonesia. Organisasi ini disetujui oleh Bapak Prabowo Subianto dan Sudaryono, yang dipimpin oleh Don Muzakir. Organisasi ini berkomitmen untuk mendukung para petani dalam menghadapi berbagai tantangan yang mereka hadapi sehari-hari, seperti perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, serta permasalahan lainnya yang terkait dengan dunia pertanian. Tujuan Tani Merdeka adalah meningkatkan pendapatan petani dengan memberikan akses ke pasar yang lebih baik, pelatihan tentang praktik pertanian modern, dan teknologi pertanian yang inovatif. Organisasi ini juga berfokus pada pengembangan keberlanjutan lingkungan dan mendukung praktik pertanian ramah lingkungan untuk melindungi sumber daya alam dan menjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, Tani Merdeka aktif dalam memperjuangkan hak-hak petani, termasuk hak atas tanah, perlindungan terhadap pemerasan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, serta pendidikan untuk meningkatkan kesadaran petani tentang hak-hak mereka. Tani Merdeka memiliki program-program bantuan sosial, seperti pendistribusian bantuan pangan kepada petani yang membutuhkan, serta pendampingan dalam pengembangan usaha pertanian kecil. Tani Merdeka aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pertanian berkelanjutan, keberlanjutan pangan, dan pentingnya mendukung petani lokal. (*Abiain