OKU KEMBALI UKIR PRESTASI Baturaja, Juli 2012, OKU kembali ukir prestasi,setelah berhasil meraih prestasi pada tahun 2011 dengan diraihnya Satya Lencana Pembangunan bidang Pertanian dari Presiden RI kepada Bupati OKU Drs. H. Yulius Nawawi pada acara Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Tenggarong Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Kali ini kembali Bupati OKU meraih prestasi berupa Penghargaan dari Presiden RI H. Susilo Bambang Yudhoyuno(SBY) berupa Penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) pada acara Konferensi Dewan Ketahanan Pangan 2012 di Grand Ballroom Hotel Kempinski West Mall, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu 18 Juli 2012. Yulius mengatakan, penghargaan P2BN diterima tahun ini merupakan prestasi OKU meningkatkan produksi padi lebih dari 5 persen pada tahun 2010. Bupati juga mengatakan, dalam meningkatkan produksi padi maupun beras di Kabupaten OKU, pemerintah melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura setiap tahun memprogramkan cetak sawah baru dan juga mengoptimalkan sawah yang sudah ada. Kedepan kepada dinas terkait untuk bisa mengoptimalisasikan sawah-sawah yang sudah dicetak dengan meningkatkan Index Pertanaman. Juga dengan peningkatan fasilitas secara bertahab seperti pembangunan irigasi dan peningkatan serta perbaikan saluran air dan pembangunan jalan usahatani di beberapa kecamatan yang ada di kabupaten OKU. Sementara Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura kabupaten OKU Ir. Erlan Effendi yang mendampingi Bupati menerima penghargaan itu membenarkan keberhasilan yang diraih Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu. Hal ini tidak terlepas dari kepedulian dan komitmen Bupati OKU dalam membangun sektor pertanian dan untuk kemakmuran masyarakat OKU, katanya. Erlan menambahkan, penghargaan yang diterima merupakan bukti keberhasilan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) meningkatkan produksi padi pada tahun 2009 produksi beras OKU sebesar 38 ribu ton, kemudian pada tahun 2010 jumlah produksi beras kembali naik sebesar 24 persen menjadi 47 ribu ton. Sesuai kebijakan pemerintah, jika ada kabupaten/kota di Indonesia yang produksi beras naik minimal 5 persen, maka akan diberikan penghargaan. Sedangkan produksi beras OKU naik sebesar 24 persen, kata Erlan. Erlan mengatakan, dengan penghargaan ini semoga OKU untuk terus meningkatkan produksi beras pada tahun-tahun berikutnya. (Aguslani. LB, SP)