Loading...

Olahan Seledri

Olahan Seledri

I.                    Pendahuluan

Sayur seledri alias apium graveolens memiliki nutrisi penting untuk tubuh. Bagian daun, batang, dan bijinya sering digunakan untuk bahan masakan Indonesia. Potongan seledri biasanya digunakan sebagai hiasan dalam soto atau bakso.

Ternyata seledri memiliki kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik untuk tubuh. Seledri masuk dalam keluarga apiaceae, seperti wortel, peterseli, dan parsnip. Tangkai seledri bisa menjadi camilan rendah kalori, sedangkan bagian daun sering dipakai hiasan makanan.

Nutrisi pada daun seledri ternyata bermanfaat pada kesehatan. Salah satu manfaat daun seledri bagi kesehatan yaitu mencegah penyakit ginjal dan hipertensi (tekanan darah tinggi). Advertisement Mengutip US Department of Agriculture (USDA), setiap 40 gram seledri mengandung: 5,6 kalori 0,1 gram lemak 32 miligram sodium 1,2 gram karbohidrat 0,6 gram serat 0,5 gram gula 0,3 gram protein

II.                 Manfaat Daun Seledri

a.      Manfaat daun seledri bagi penderita hipertensi Manfaat daun seledri pertama dapat meningkatkan aliran darah dan mengurangi tekanan darah. Sayur ini mengandung fitokimia yang disebut phthalates. Ekstrak fitokimia dapat melemahkan jaringan dinding arteri.

b.      Batang seledri memiliki serat, magnesium, dan kalium yang bisa membantu mengatur tekanan darah.

c.       Konsentrasi nitrat seledri membantu meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah.

d.      Manfaat daun seledri untuk ginjal Seledri memiliki kandungan seperti vitamin C, B, A dan zat besi.

e.      Nutrisi dari seledri mampu menghilangkan racun dalam tubuh.

f.        Sumber antioksidan Buah dan sayuran hijau mengandung antioksidan yang penting untuk tubuh,

g.      Melancarkan pencernaan Anti-inflamasi dan antioksidan dapat melindungi saluran pencernaan. Pektin dalam seledri dapat mengurangi nyeri sakit maag dan memperbaiki lapisan lambung.

h.      Kaya vitamin dan mineral Vitamin A, K, C dan mineral dalam seledri baik untuk menjaga gula darah.

i.        Menetralkan makanan asam Seledri dapat menetralkan makanan asam yang dikonsumsi. Mineral seperti magnesium, zat besi, dan natrium pada seledri dapat menetralkan makanan asam.

j.        Vitamin K Vitamin K bermanfaat untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang. Selain itu, vitamin ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan harian sekitar 120 mcg untuk pria.

k.      Menjaga cairan dalam tubuh Seledri mengandung sekitar 95% air, sehingga mengonsumsinya dapat menjaga cairan dalam tubuh.

III.               Pencegahan kanker Aneka Olahan dari Daun seledri

Seledri bisa dimakan mentah, dimasak, atau dibuat jus. Sayuran ini bisa diolah menjadi berbagai masakan dan campuran sup atau soto. Efek Samping Seledri mengonsumsi terlalu banyak seledri, itu akan memberi efek sampi seperti alergi, pendarahan, sampai interaksi obat. 1. Reaksi alergi Seledri bisa menyebabkan reaksi alergi serius pada beberapa orang. Alergi ini disebabkan karena mugwort atau serbuk sari birch kemungkinan bereaksi terhadap seledri. 2. Masalah ke wanita hamil dan menyusui Biji seledri bisa menyebabkan pendarahan dan kontraksi rahim. 

 

A.    Kripik Seledri

Bahan-bahan dan bumbu yang diperlukan dalam menyiapkan Keripik Daun Seledri Praktis:

  1. Gunakan 100 gr Daun Seledri
  2. Gunakan secukupnya Tepung Bumbu
  3. Ambil secukupnya Air matang dingin
  4. Ambil Secukupnya Minyak goreng

 

B.    Jus Seledri

Manfaat Jus Seledri dan Waktu Terbaik untuk Meminumnya.

1. Menurunkan kadar kolesterol

2. Meringankan nyeri sendi

3. Menurunkan tekanan darah

4. Melancarkan sistem pencernaan

5. Mencegah infeksi saluran kemih

6. Membantu menurunkan berat badan

7. Sumber antioksidan

8. Sebagai antikanker

9. Menjaga kesehatan hati

10. Meningkatkan sistem imun

            Waktu terbaik untuk minum jus seledri adalah di pagi hari tepatnya setelah bangun tidur. Waktu ini dipilih karena kondisi perut kamu masih dalam keadaan kosong dan belum terisi.  Namun, perlu diperhatikan jka jus seledri bukanlah caloric juice, sehingga pastikan kamu tetap sarapan setelah 15-30 menit minum meminumnya. Apabila terlanjur sudah sarapan, maka kamu bisa meminumnya 30-60 menit setelah makan.

Alat dan bahan:

·         Pisau

·         Talenan

·         Blender

·         Saringan

·         Gelas

·         1-2 ikat seledri

·         Air dan gula (secukupnya)

·         Tambahan buah lainnya (sesuai selera)

Cara membuat:

·         Siapkan 1-2 ikat seledri dan potong dalam ukuran 2,5 cm.

·         Untuk membuat satu porsi jus dengan blender,memerlukan seledri sebanyak dua kali lipat ikat seledri dibanding menggunakan juicer.

·         Kemudian, cuci potongan seledri tersebut. 

·         Setelah itu, masukkan 1/4 bagian seledri ke dalam blender hingga tercincang kasar. 

·         Gunakan saringan untuk menyaring seledri yang telah dihaluskan menggunakan blender. 

·         Tuang jus yang telah disaring ke dalam gelas dan sajikan.

·         Jus seledri tersebut bisa dimasukkan ke dalam stoples kaca atau wadah tertutup lainnya hingga maksimal 24 jam jika disimpan di kulkas.

 

C.    Puding Daun Seledri

Bahan-Bahan 
1 bungkus agar rasa melon

 1/2 gelas gula

4 gelas air

 50 gram seledri.

Cara Membuat

1.        Blender seledri dengan sedikit air.

2.      Campur gula dengan agar, tambahkan air dan seledri yang telah  diblender, aduk rata

3.       Rebus dalam api kecil sampai matang, angkat.

4.      Masukkan kedalam gelas cetakan, dinginkan, siap untuk disajikan.

Sumber : berbagai sumber

 

 

ANEKA OLAHAN DAUN SELEDRI

KRIPIK, JUS DAN PUDING SELEDRI

 

 

 

Oleh :

BALAI PENYULUHAN PERTANIAN CIPICUNG

 

DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN KABUPATEN KUNINGAN

2025