Olah lahan merupakan salah satu kegiatan penting dalam pertanian. Olah lahan yang tepat dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga kesuburan tanah. Namun, olah lahan juga dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, seperti erosi dan pencemaran air. Oleh karena itu, optimalisasi olah lahan perlu dilakukan untuk menyeimbangkan antara produktivitas pertanian dan kelestarian lingkungan. Optimalisasi olah lahan dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain: 1) Penggunakan metode olah lahan yang tepat. Metode olah lahan yang tepat dapat disesuaikan dengan kondisi lahan dan tanaman yang akan dibudidayakan. Misalnya, pada lahan rawa, metode olah lahan yang tepat adalah dengan sistem surjan, yaitu sistem pertanaman campuran yang dicirikan oleh perbedaan tinggi permukaan bidang tanam pada suatu luasan lahan. Sistem surjan dapat membantu mencegah erosi dan memperbaiki struktur tanah. 2) Menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan).Alsintan dapat membantu mempercepat dan mempermudah proses olah lahan. Penggunaan alsintan yang tepat dapat mengurangi kerusakan tanah dan meningkatkan efisiensi kerja. 3) Melakukan konservasi tanah dan air. Konservasi tanah dan air dapat membantu menjaga kesuburan tanah dan mencegah kerusakan lingkungan. Kegiatan konservasi tanah dan air dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain:a.membuat terasering,b. Membangun embung,c.Menanam tanaman penutup tanah, d. Melakukan rotasi tanaman. 4) Memanfaatkan bahan organik. Bahan organik dapat membantu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kesuburan tanah. Bahan organik dapat diperoleh dari kompos, pupuk kandang, atau sisa-sisa tanaman. Pentingnya Program genta organik Program Genta Organik merupakan program yang diluncurkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mendorong petani menggunakan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik, menjaga kelestarian lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Program Genta Organik memiliki beberapa manfaat, antara lain:1)Meningkatkan produktivitas pertanian.Pupuk organik dapat meningkatkan kesuburan tanah dan daya dukung tanaman. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian, baik secara kuantitas maupun kualitas. 2) Mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik. Pupuk anorganik dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, seperti pencemaran air dan tanah. Program Genta Organik dapat membantu mengurangi ketergantungan petani pada pupuk anorganik, sehingga dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. 3) Menjaga kelestarian lingkungan.Pupuk organik dapat membantu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kemampuan tanah untuk menahan air. Hal ini dapat membantu menjaga kelestarian lingkungan, terutama dalam menghadapi perubahan iklim. 4) Meningkatkan kesejahteraan petani. Pupuk organik dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani. Selain itu, program Genta Organik juga dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penggunaan pupuk organik. Karena dalam program genta organik ada kegiatan pembelajaran berupa sekolah lapang (SL). Dalam kegiatan tersebut pemerintah memberi dukungan Penyediaan bantuan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah,Penyediaan sarana dan prasarana produksi pupuk organik, Pemberdayaan petani dalam penggunaan pupuk organik Program Genta Organik merupakan program yang penting untuk mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Program ini memiliki berbagai manfaat, baik bagi petani, masyarakat, maupun lingkungan. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk petani, penyuluh, dan pemerintah, sangat diperlukan untuk menyukseskan program ini. Optimalisasi olah lahan di tanah rawa dan lahan kering perlu dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek, yaitu aspek teknis, ekonomis, dan lingkungan. Aspek teknis meliputi pemilihan metode olah lahan yang tepat, penggunaan alsintan, dan penerapan konservasi tanah dan air. Aspek ekonomis meliputi pemilihan metode olah lahan yang efisien dan terjangkau. Aspek lingkungan meliputi pemilihan metode olah lahan yang tidak merusak lingkungan. Dengan optimalisasi olah lahan, produktivitas pertanian dapat ditingkatkan dan kelestarian lingkungan dapat dijaga. Yulia Tri S yuliatrisedyowati@gmail.com Pustaka: https://jatengpos.co.id/optimalisasi-lahan-rawa-di-banjar-dapat-tingkatkan-produksi/arif/ https://faperta.umsu.ac.id/2022/01/22/jenis-jenis-tanah-di-indonesia/ https://kmp.im/app6 kemdikbud.go.id