OPTIMALKAN TAGRI MART DI PEKARANGAN IP2TP MASGAR BPTP LAMPUNG SEBAGAI PENYEDIA PANGAN DAN PERCONTOHAN BAGI MASYARAKAT PENDAHULUAN Latar Belakng Dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan, pemerintah berupaya menggerakkan kembali budaya menanam di lahan pekarangan, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung mengoptimalkan keberadaan Taman Agro Inovasi sebagai sebagai sarana pengembangan teknologi unggulan Balitbangtan pada satu hamparan yang kompak dan strategis di sekitar UK/UPT. Hal ini sekaligus sebagai sumber stok benih atau bibit yang disuplay sebagai lokasi kunjungan calon pengguna teknologi pertanian. Badan Litbang Pertanian melalui BPTP di seluruh Indonesia telah mengembangkan Tagrimart (Taman Agro Inovasi sebagai pusat pengembangan Inovasi dan Agro Inovasi Mart sebagai hilir dari produk).. Untuk mempercepat proses difusi dan adopsi inovasi teknologi yang telah dihasilkan perlu dilakukan terobosan dengan mendiseminasikan hasil-hasil penelitian/pengkajian dalam berbagai bentuk kegiatan diseminasi di berbagai lokasi baik berupa komponen teknologi maupun berupa paket teknologi. BPTP Lampung melakukan pengembangan Taman Agro Inovasi Mart (Tagri Mart), yang dapat dijadikan saluran diseminasi hasil penelitian yang efektif yang bisa direplikasi oleh petani dalam skala ekonomi yang pelaksanaan nya dalam bentuk pemanfaatan lahan perkantoran sebagai penyedia pangan dan sebagai percontohan untuk masyarakat. TUJUAN Membudayakan pemanfaatan pekarangan dalam mendukung penganekaragaman konsumsi pangan di kalangan masyarakat Mengembangkan taman Agro Inovasi /Agri Mart di lingkungan kantor BPTP ( IP2TP Masgar) Memperkuat pengelolaan KBI sebagai sumber benih /bibit Menjadikan lahan perkantoran sebagai tempat percontohan bagi masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi TINJAUAN PUSTAKA Salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan adalah melalui penganekaragaman pangan, yaitu proses pengembangan produk pangan yang tidak tergantung kepada satu jenis bahan saja, tetapi memanfaatkan berbagai macam bahan pangan. Komitmen pemerintah pusat untuk penganekaragaman pangan ditunjukkan dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden (PP) nomor 22 tahun 2009 tentang Kebijakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal yang kemudian ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 43 tahun 2009 tentang Gerakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal. Sasaran yang ingin dicapai adalah tercapainya skor PPH 88,11 pada tahun 2011 dan 95 pada tahun 2015. Implementasi program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian antara lain adalah Gerakan Percepatan Optimalisasi Pekarangan dan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL). M-KRPL yang diawali pada Bulan Nopember 2010 di Dusun Jelok, Desa Kayen, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, diinisiasi oleh Badan Litbang Pertanian. M-KRPL dibangun dengan prinsip pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga, serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat (Kemtan, 2011). Pemanfaatan lahan pekarangan untuk kemandirian pangan pada dasarnya sesuai dengan arahan Presiden RI pada acara Konferensi Dewan Ketahanan Pangan di Jakarta International Convention Center (JICC) bulan Oktober 2010 bahwa ketahanan dan kemandirian pangan nasional harus dimulai dari rumah tangga (Kemtan, 2011). Melalui pengembangan rumah pangan, kebutuhan pangan dan gizi keluarga dapat terpenuhi, ekonomi produktif dapat berkembang sehingga masalah kerawanan pangan dapat teratasi dan lingkungan hijau yang bersih dan sehat dapat tercipta ( Sinar Tani , 2011). DAFTAR PUSTAKA Anonimous,2011. Kawasan Rumah Pangan Lestari di Pacitan. http://www.litbang.deptan. go.id/berita/one/903/ [10 Mei 2011 Badan Litbang Pertanian. 2011. Panduan Umum Model Kawasan Rumah Pangan Lestari. Jakarta. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. 2013. Petunjuk Teknis Pengembangan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) Dan Sinergi Program Ta. 2013. Kementerian Pertanian. 2011. Panduan Kawasan Rumah Pangan Lestari. Jakarta. Penyusun : Dede Rohayana, Nasriati Sumber Gambar : IP2TP Masgar-BPTP LAMPUNG