" P4S PERMATA " KEMILAU DARI KAWASAN AGROPOLITAN ROJONOTO Kawasan Agropolitan ROJONOTO demikian sebutan dari Kawasan Agropolitan di Kabupaten Wonosobo yang dicanangkan beberapa tahun silam. Kawasan Agropolitan ROJONOTO merupakan kawasan yang berada dibagian selatan dari wilayah Kabupaten Wonosobo. Kawasan ini langsung berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara dan merupakan pintu masuk dari arah Kabupaten Banjarnegara maupun Kabupaten Kebumen. Sedangkan " ROJONOTO " adalah singkatan dari 4 ( empat ) wilayah kecamatan yang merupakan lokasi Agropolitan, Yaitu : RO : Kecamatan KALIWIRO JO : Kecamatan SUKOHARJO NO : Kecamatan LEKSONO TO : Kecamatan SELOMERTO Di Kecamatan Sukoharjo yang salah satu wilayah tersebut Pusat Pengembangan Pertanian Pedesaan Swadaya ( P4S ) " PERMATA " berada atau tepatnya terletak di Dusun Jlegong Desa Sukoharjo Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah. P4S yang berdiri pada tanggal 26 Mei 2006 ini memang masih " BALITA " tetapi langkah dan kiprahnya tidak bisa dipandang sebelah mata saja karena dengan fasilitas sederhana yang ada berupa Ruang Belajar, Ruang Inap dengan kapasitas 20 orang, Laboratorium Teknologi/ Praktek dan fasilitator telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak antara lain dengan Balai Besar Pertanian Ketindan dalam memfasilitasi Magang Pertanian Organik dan BPSDM Pertanian Soropadan sebagai lokasi Diklat Pertanian Organik bagi Petani. Selain itu P4S " PERMATA " juga menjadi wahana kunjungan Study Banding yaitu dari LMDH Ngawi Jawa Timur dan KPPH Wilayah Blora. Lahan praktek yang digunakan untuk pembelajaran seluas 3 ha dan sangat beragam komoditasnya yaitu tanaman pangan ( padi dan Jagung ), hortikultura ( salak dan duku ), perkebunan ( kopi, lada dan kemukus ), Peternakan ( sapi ), perikanan ( Gurami ) dan kehutanan ( tanaman keras ). Menurut Suparto ( 60 Tahun ) yang merupakan pemilik sekaligus fasilitator P4S " PERMATA " bahwa usia tua bukan merupakan halangan baginya untuk membantu meningkatkan SDM petani. Bapak 5 ( lima ) anak yang masih gagah diusia senja ini juga masih aktif dalam organisasi KTNA baik di tingkat kabupaten maupun di wilayah kecamatan. Dalam kepengurusan KTNA kabupaten beliau tercatat sebagai Ahli Andalan Bidang Tanaman Pangan, sedangkan ditingkat kecamatan beliau sebagai Ketua KTNA Kecamatan Sukoharjo merangkap sebagai Ketua Koperasi Tani " PERMATA ". Dengan melihat kiprah dan kegiatannya dibidang pertanian secara luas maka tahun 2010 beliau diajukan sebagai Calon Penerima KALPATARU sebagai Pelestari Lingkungan mewakili Provinsi Jawa Tengah. " Saya ini bukan siapa-siapa, saya hanya orang desa yang ingin membagi ilmu pertanian untuk orang desa juga, karena ilmu pertanian saya dapatkan dari para penyuluh sehingga saya punya kewajiban untuk menyebarluaskan pada orang lain khususnya para petani didesa " demikian katanya merendah. Keinginan kuat untuk berbagi ilmu serta keprihatinan akan kurangnya tempat untuk belajar bagi para petani inilah yang mengilhaminya untuk mendirikan P4S. Pengalaman beliau mengikuti pelatihan, seminar dan PENAS KTNA dibeberapa tempat merupakan referensi sangat berarti untuk memajukan P4S yang dikelolanya. P4S PERMATA selain sebagai tempat pelatihan maupun magang juga memproduksi Pupuk Organik yang sudah mulai dipasarkan dengan merk dagang TUNAS HIJAU. Pupuk Organik yang diproduksi berupa pupuk cair dan pupuk padat. Kapasitas produksi untuk pupuk cair sekitar 200 liter / bulan sedangkan pupuk padat sekitar 15 ton / bulan. Pupuk yang ramah lingkungan ini sangat mudah diaplikasikan serta harganya relatif terjangkau oleh kantong petani. ( SF Nuraini, Penyuluh Pertanian Kab. Wonosobo )