Loading...

PADI SAWAH VARIETAS INPARI 13

PADI SAWAH VARIETAS INPARI 13
Seperti kita ketahui bersama bahwa varietas padi sawah dari hasil persilangan yang dilakukan para ahli peneliti di pusat penelitian tanaman padi telah banyak yang dilepas melalui pelepasan varietas yang dilakukan pemerintah dalam hal ini oleh kementerian pertanian. Varietas-varietas padi yang dilepas pada umumnya mempunyai keunggulan-keunggulan dari varietas sebelumnya misalnya dalam umur yang lebih pendek, ketahanan terhadap hama penyakit lebih tahan dan tingkat produksi yang lebih tinggi serta sifat-sifat yang lebih baik lainnya. Diantara varietas padi sawah yang telah banyak dilepas itu salah satunya adalah varietas padi sawah inpari, berdasarkan data yang ada di lapangan bahwa sampai saat ini varietas padi sawah inpari sejak dilepas bulan Juli 2008 sampai 2010 telah dihasilkan dan dilepas varietas inpari 1 sampai varietas inpari 13. Keunggulan varietas padi inpari 1 sampai 13 seperti varietas-varietas lainnya juga yang secara bertahap dari inpari 1 ke inpari 2, ke inpari 3, ke inpari 4 dan seterusnya sampai ke inpari 13 mengalami perbaikan dan keunggulan dari yang sebelumnya. Keunggulan tersebut dalam hal ketahanan terhadap hama penyakit dan produksinya serta lainnya. Secara rinci deskripsi padi sawah varietas inpari 13 dapat dilihat di bawah ini: Deskripsi Padi Sawah Varietas Inpari 13 No. Pedigri :OM 1490 Asal :OM606/IR18348-36-3-3 Golongan : Cere Umur tanaman : ± 99 hari Bentuk tanaman : Tegak Tinggi tanaman : ± 102 cm Anakan produktif : ± 17 batang Warna kaki : Hijau Warna telinga daun : Putih Warna daun : Hijau Permukaan daun : Kasar Posisi daun : Tegak Posisi daun bendera : Tegak Warna batang : Hijau kerebahan : Sedang Kerontokan : Sedang Bentuk gabah : Panjang ramping Warna gabah : Kuning bersih Jaumlah gabah per malai : + 124 butir Rata-rata hasil : 6,6 ton/haGKG Potensi hasil : 8,0 ton/ha GKG Berat 1000 butir : + 25,2 gram Tekstur nasi : Pulen Kadar amilosa : + 22,4 % Ketahanan terhadap hama : Tahan terhadap wereng batang coklat biotipe 1,2, dan 3 Ketahanan terhadap penyakit : Tahan terhadap penyakit blas ras 033, agak tahan terhadap penyakit blas ras 133, 073 dan 173 agak rentan terhadap penyakit hawar daun bakteri strain III,IV dan VIII serta rentan terhadap virus tungro Keterangan : Cocok ditanam di ekosistem sawah tadah hujan dataran rendah sampai ketiggian 600 dpl Pemulia : Nafisa, Cucu Gunarsih, Bambang Suprihatno, Aan A, Drajat, Trias Sitaresmi, Moch Yamin Samaulah, Peneliti : Baehaki SE, Triny SK, Suprihanto, Pribadi Wibowo, Anggiani Nasution, Rina Dirgahayu, A.A Kamandalu, Akmal, Ali Imran, Zairin, Teknisi : Thoyib S. Ma'ruf, Maman Suherman, Uan, D.S Karmita, Meru, Holil Munawar, Yahya Suhaya, Suwarsa, Dede Munawar. Pengusul : Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Dari deskripsi padi sawah varietas inpari 13 tersebut di atas terlihat bahwa umur sampai dapat dipanen lebih kurang 99 hari, artinya varietas inpari 13 dapat dipanen bisa lebih cepat atau lebih lambat dari 99 hari tersebut tergantung dari kondisi iklim dan kesuburan tanah di lapangan. Begitu juga masalah produksi pontensi hasil 8,0 ton/ha GKG dan rata-rata hasil sebesar 6,6 ton/ha GKG, artinya jika budidaya tanaman padi inpari 13 dikelola dengan baik maka dapat menghasilkan produksi padi sampai sebesar 8,0 ton/ha/GKG. Yang sangat menggembirakan bahwa varieitas padi inpari 13 tahan terahadap wereng batang coklat biotipe 1, 2, dan 3. Penulis : Dr.H.Ibrahim Saragih/Penyuluh Pertanian Sumber: SK Menteri Pertanian No.2143/kpts/SR.120/6/2010