Loading...

PADI SIAP PANEN SECARA OPTIMAL

PADI SIAP PANEN SECARA OPTIMAL

Tanaman padi di Kecamatan Mandau yang ditanam pada bulan April/Mei mulai memasuki masa panen. Padi varietas impari 32 seluas 159 hektar ini akan dipanen pada bulan Juli hingga Agustus 2025 ini. Tujuan dari proses pemanenan padi adalah untuk memperoleh gabah dari ladang pada tingkat kematangan yang optimal. Panen padi dilakukan sambil mencegah kerusakan dan hilangnya hasil seminimal mungkin. Pentingnya pemanenan padi terletak pada kemampuan petani untuk melaksanakan panen dengan metode yang benar dan pada usia panen yang tepat. Panen yang dilakukan pada waktu yang tepat dan dengan metode yang benar sangat penting untuk memastikan hasil panen (gabah dan beras) memiliki kualitas dan kuantitas yang optimal dan mencegah kerusakan dan kehilangan hasil panen.

Secara umum padi dipanen saat berumur 80-110 hari. Tanaman padi siap panen memiliki ciri-ciri:

- Bulir-bulir padi dan daun bendera sudah menguning.

- Tangkai menunduk karena sarat menanggung butir- butir padi atau gabah yang bertambah berat.

- Butir padi bila ditekan terasa keras dan berisi, jika dikupas tidak berwarna kehijauan atau putih agak lembek seperti kapur.

Tahapan Proses Panen

  1. Pemotongan: Tanaman padi dipotong dengan alat yang sesuai, umumnya petani menggunakan ani-ani (pisau kecil). Pegang erat satu rumpun batang padi dan potong dengan tepat di bagian bawah batang.

  1. Pengumpulan: Padi yang sudah dipotong dikumpulkan di alas plastik, lalu diangkut ke tempat perontokan. 

  1. Perontokan: Bulir padi dipisahkan dari tangkai menggunakan cara dibanting, atau menggunakan mesin perontok Power threser. Membanting padi dilakukan dengan cara memegang segenggam batang padi, mengambil bagian bawah batang, dan memukulkan padi ke alat perontok hingga seluruh padi rontok.

  1. Pembersihan: Gabah dibersihkan dari kotoran dengan cara diayak atau menggunakan blower. 

  1. Pengeringan: Gabah dikeringkan dengan dijemur di bawah sinar matahari atau menggunakan mesin pengering hingga kadar air mencapai sekitar 14%. 

  1. Penyimpanan: Gabah yang sudah kering dimasukkan ke dalam karung bersih dan disimpan di gudang yang beralas kayu untuk menjaga sirkulasi udara. 

(Rizki Aprelia, Juli 2025)