Booster Bawang Merah: Teknik Pemupukan Tepat, Panen Makin Hebat
Untuk "Booster Bawang Merah" demi panen hebat, fokus pada pemupukan tepat waktu (fase pembentukan umbi) dengan pupuk kaya Kalium (K) seperti NPK 12-6-22 atau KCl, serta kombinasi pupuk organik dan pupuk anorganik (Urea, SP-36), diberikan saat tanaman aktif tumbuh atau kekurangan nutrisi, dengan dosis sesuai, dan bisa ditambah pupuk cair organik sebagai "booster" untuk mempercepat pembesaran umbi dan meningkatkan kualitas, serta pastikan teknik seperti membuat lubang pupuk atau mengaplikasikan di pagi/sore hari agar nutrisi terserap optimal.
Teknik Pemupukan Tepat
Fase Pemupukan:
Pemupukan Dasar: Campurkan kompos atau pupuk kandang yang sudah matang ke tanah saat pengolahan.
Pemupukan Susulan: Berikan pada fase generatif (pembentukan umbi), sekitar 30-45 HST (Hari Setelah Tanam) atau 5 minggu, gunakan NPK tinggi Kalium (K) seperti 12-6-22.
NPK (Tinggi Kalium): NPK 12-6-22, atau kombinasi Urea (N), SP-36 (P), dan KCl (K) untuk memperbesar umbi.
Pupuk Cair Organik: "Booster" khusus bawang merah untuk nutrisi cepat serap, bisa dicampur ZPT alami.
Cara Aplikasi:
Pupuk Padat: Buat lubang 10-15 cm dari batang, masukkan pupuk, lalu tutup tanah, atau tabur merata.
Pupuk Cair: Semprotkan/kocorkan pada daun/batang saat tanaman berumur 14-21 HST dan 30-60 HST.
Waktu: Pagi atau sore hari saat cuaca cerah.Tips Tambahan
Kandungan Kalium (K): Penting untuk pembentukan umbi, kekuatan batang, dan daya simpan umbi.
Unsur Mikro: Tambahan unsur makro sekunder (Mg) dan mikro (Zn, B) membuat tanaman lebih sehat.
Air Cucian Beras: Bisa jadi pupuk organik alami, campur sedikit penyedap rasa, diamkan, lalu campur air bersih (rasio 5:1) dan siram seminggu sekali.Dengan strategi ini, pertumbuhan bawang merah akan optimal, umbi membesar, dan hasil panen melimpah.sumber bacaan: