PANEN BARENG DEMPLOT MINA PADI - KOLAM DALAM (ACEH UTARA)
Pokkan 'Pucok Simpang Jaya' Sp.IV, Kec. Seunuddon Kabupaten Aceh Utara menyelenggarakan panen perdana Demplot Mina Padi (Rabu, 30 Mei 2012) yang dilakukan oleh Dinas terrkait, bersama Pejabat teras Pemda dan Muspika setempat serta seluruh Penyuluh Perikanan, Pertanian dan Kehutanan dan Pokkan diwilayah Timur Aceh Utara. Panen bareng ikan dan padi dilakukan dengan tujuan memotivasi para pelaku usaha perikanan untuk dapat memanfaatkan semua sumberdaya yang ada untuk diversifikasi komoditas pangan, terutama memanfaatkan sumber air Krueng Arakundo untuk pengembangan ikan air tawar yang selama ini hanya digunakan untuk kepentingan penanaman padi saja. Kita berharap dengan momentum panen bareng mina padi kali ini, memberi harapan terciptanya lapangan usaha yang lebih luas khususnya dapat menghasilkan pangan yang bergizi dan peningkatan pendapatan masyarakat. Bersamaan dengan Demplot ini juga telah diikuti oleh pelaku utama untuk menanam padi bersama ikan dikolam dalam seluas 12 ha dengan jumlah pelaku usaha 9 orang. Hal lain yang sangat kita banggakan keterlibatan IPKANI dan Penyuluh Perikanan Aceh Utara dalam kegiatan Panen Demplot Mina Padi kali ini menunjukkan bahwa peran Penyuluh Perikanan telah membawa perubahan yang nyata, dimana keberadaannya sangat diharapkan oleh pelaku utama perikanan. Saya selaku Pengurus IPKANI Pusat dan Koordinator Penyuluh meminta kepada semua pihak untuk dapat memberikan dukungan yang lebih terhadap penyuluh-penyuluh agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan lebih luas sampai tingkat nasional. IPKANI Aceh Utara sangat berperan aktif untuk terlaksananya kegiatan panen bareng Demplot Mina Padi, dan juga Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan yang telah memberi akses yang lebih luas ditahun yang akan datang untuk menyusun program pengembangan usaha mina padi bersama Pemda dan Dinas terkait dalam Kabupaten Aceh Utara, hal tersebut terungkap dalam acara diskusi bersama setelah pelaksanaan Panen Bareng. Kesempatan baik ini tentunya perlu dilakukan secara bersama-sama dan dukungan baik dari tingkat Kementerian dan DKP Aceh. Uji coba ini memberi harapan nyata dimana produksi padi perhektar bisa mencapai 7 ton dan produksi ikan nila 0,5 - 0.8 kg/m² selama 120 hari dengan ukuran tebar 3-5 cm/ekor. Tentunya untuk mencapai suatu keberhasilan secara nyata, perlu dilakukan kajian secara ilmiah jenis-jenis ikan apa saja yang dapat dikembangkan dalam budidaya mina padi dikolam dalam dan dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi pelaku utama khususnya serta tingkat kebutuhan pasar baik secara local maupun eksport. Dan jika potensi lahan kolam dalam dapat dimanfaatkan seluruhnya sejumlah 2500 ha, dengan Mina Padi tentunya ketersediaan beras dapat bertambah berkisar 17.500 ton/tahun dan ikan 12.500 ton/tahun terutama ikan Nila. Sumber: Agussalim, S.ST (PPL. Perikanan Kab. Aceh Utara).