Loading...

PANEN DAN PASCA PANEN ANGGREK PHALAENOPSIS

PANEN DAN PASCA PANEN ANGGREK PHALAENOPSIS
Keistimewaan tanaman anggrek terletak pada penampilannya sehingga usaha untuk mempertahankan mutu penampilan selama mungkin menjadi tujuan utama penanganan panen dan pasca panen. Untuk itu bagi yang menekuni usaha anggrek perlu memahami hal-hal yang mempengaruhi mutu tanaman anggrek pada saat panen dan pasca panen. Yang dimaksud dengan panen disini adalah kegiatan pengambilan hasil tanaman yang siap dipasarkan, sedang pasca panen adalah kegiatan yang dilakukan setelah panen sampai dengan siap dipasarkan ke konsumen. Panen Umur tanaman anggrek berbunga tergantung jenis anggreknya, umumnya tanaman anggrek dewasa berbunga setelah 1-2 bulan ditanam.Tangkai bunga yang dihasilkan sekitar 2 tangkai dengan jumlah kuntum sebanyak 20-25 kuntum per tangkai. Untuk anggrek potong,selama ini dipanen setelah 75%-80% bunga telah mekar terutama anggrek Denrobium tetapi untuk jenis tertentu seperti Cattleya sp; bunga dipanen pada 3-4 hari setelah mekar karena bunga yang dipotong premature akan gagal untuk mekar. Yang perlu diperhatikan dalam memanen anggrek adalah penularan penyakit virus dari satu pohon ke pohon lain sehingga hendaknya alat pemotong sudah disterilkan dahulu sebelum digunakan untuk pohon lain.Pemotongan dilakukan pada jarak 2 cm dari pangkal bunga. Sedangkan untuk anggrek pot berbunga indah sebaiknya dipanen/diangkut pada stadia yang bunganya masih kuncup atau persentase bunga yang mekar masih rendah.Selama proses panen, upayakan tanaman tidak mengalami kerusakan dan dipanen pada saat tidak hujan. Pasca Panen Aspek-aspek yang diperhatikan dalam pasca panen anggrek yaitu pengumpulan, penyortiran dan pengelompokan, penyimpanan,pengemasan dan pengangkutan. 1.Pengumpulan. Tanaman yang sudah dipanen dikumpulkan dan dikelompokkan berdasarkan stadia tanaman, varietas, warna, corak tanaman atau disesuaikan dengan spesifikasi yang diminta konsumen. 2.Penyortiran dan Pengelompokan. Setelah itu disortir/dipilih dengan cara memisahlkan tanaman yang bunganya rusak, tangkainya bengkok dan daunnya diserang penyakit. Selanjutnya bunga dikelompokkan sesuai sesuai dengan kebutuhan berdasarkan tingkat kesegaran atau ukuran bunga dengan maksud untuk mempertahankan nilai jual sehingga bunga yang bagus tidak turun harganya. 3. Penyimpanan Penyimpanan bertujuan untuk memperlambat proses kelayuan bunga. Hal ini dilakukan pada saat baru saja dipetik sambil menunggu pemanen selesai, bunga yang telah dipanen tidak segera dijual/diangkut, bunga mengalami perjalan sampai ke konsumen. Agar bunga potong tetap segar maka tempreatur tempat penyimpan harus diatur sesuai jenis anggrek. Untuk bunga potong Cymbidiumsp. Dan Paphiopedilum sp. dapat bertahan selama 3 minggu pada tempreatur 330-350 F (10 C) dan 6-7minggu bila tetap di pohon. Untuk jenis Cymbidium sp.,Cattleya sp.,Vanda sp.,Paphiopedilum sp. dan Phalaenopsis sp. umumnya bisa bertahan sampai 2 minggu jika disimpan pada tempreatur 5-7 C sedangkan jenis Dendrobium sp.potong cukup disimpan pada tempreatur 10-30C. Bunga anggrek potong peka terhadap kekeringan sehingga setelah dipanen segera diimbangi dengan larutan pengawet dan air hangat (38-43C) selama 2 jam. Larutan pengawet tersebut adalah larutan seven up dengan kadar 2 % larutan gula ditambah 2 gram physan dan garam asam sitrat per 10 liter, 2%, larutan gula ditambah 2 gram 8-hydroquinoline sulfat dan 1 gram asam sitrat per 10 liter, larutan gula kadar 4-5 % ditambah 0,2 gram quinoline per liter. Untuk bunga yang dikirim jauh dengan merendam tangkainya dalam larutan gula dengan kadar 6-8 % selama 24 jam atau dimasukkan dalam kantong plastic dan kadar karbon dioksida dinaikkan dengan menggunakan es kering atau disimpan pada ruangan dengan kondisi udara 0-5 C. Untuk tanaman anggrek pot berbunga indah, tempreatur perlu diturunkan selama siklur 2-3 minggu terakhi untuk memperkuat warna bunga dan meningkatkan kandungan karbohidrat tanaman sehingga dapat mengakibatkan ketahanan simpan. .Semua tanaman pot berbunga indah akan lebih tahan pada tempreatur lebih rendah dan kisarannya sangat tergantung pada jenis tanaman. 4. Pengemasan dan Pengangkutan. Pengemasan bunga anggrek potong dengan cara setiap 10 tangkai dibungkus bagian pucukdengan menggunakan kantong plastic tipis, ukuran disesuaikan tergantung panjang tangkai,setiap pangkal tangkai dibalut kapas basah kemudian dibungkus kantong plastic ukuran panjang 8 cm dan lebar 4 cm, pembungkus bunga dan pembungkus pangkal tangkai digabungkan selanjutnya ndi8ikat dengan karet gelang, bungkusan-bungkusan bunga disusun bersilang di dalam kotak karton yang berlubang sampai cukup padat, kotak karton ditutup rapat dengan menggunakan karton tape.. Pada saat dikemas/di packing, media tanam harus dalam kondisi kering.. Wadah atau kotak kemasan harus mempunyai ventilasi/lubang. Dalam meletakkan tanaman jangan ditumpuk terlalu banyak, paling banyak penumpukkan 4 tanaman untuk menghindari kerusakan tanaman tersebut. Jika anggrek akan dikirim melalui angkutan darat dalam jumlah banyak, tanpa melepas pot nya, tanaman yang akan dikirim itu dikumpulkan dalam satu lokasi pada tempat yang teduh . Sebelum dikirim, cek ulang kondisi tanaman, jumlah dan varietas tanamannya untuk disesuaikan dengan permintaan konsumen. Tanaman yang dikirim, kondisinya harus kering dari air dan dibungkus dengan kertas yang dapat menyerap air, tidak mudah robek dan tidak terlalu tebal. Pembungkusan tangkai/kuntum bunga tidak terlalu kencang, tetapi tidak mudah lepas. Susun pot dengan posisi berdiri berjajar, diantara pot diletakkan lagi pot tanaman lagi dan seterusnya hingga satu bak mobil penuh dengan pot tanaman. Dalam menyusunnya, upayakan pot-pot disusun secara rapat dan tidak mudah bergerak. Jika pengangkutannya dilakukan pada saat tidak hujan, usahakan di atas bak mobil diberi naungan paranet untuk mengurangi penyinaran matahari langsung. Sedang, jika pengangkutannya dalam kondisi hujan, beri naungan berupa terpal untuk menghindari tanaman kena air hujan yang dapat menyebabkan tanaman mudah busuk Sesampai di tempat tujuan, tanaman segera dibongkar, dibuka pembungkusnya dan ditaruh dalam satu lokasi. Lokasi tempat menaruh tanaman diamankan dari sinar matahari langsung dan air hujan untuk mencegah kerusakan tanaman, misalnya tanaman menjadi layu dan busuk. Sedang jika anggrek akan dikirim melalui pesawat udara/cargo dengan melepas pot nya, kumpulkan tanaman dalam satu lokasi pada tempat yang teduh. Sebelum dikirim, cek ulang kondisi tanaman, jumlah dan varietas tanamannya sesuai dengan permintaan konsumen. Penumpukkan tanaman maksimal 4 tanaman dan sebelum dibungkus/di packing, kondisi tanaman kering dari air. Tangkai bunganya dibungkus dengan tissue paper agar bunga tidak rusak. Pembungkusannya menggunakan kertas yang mudah menyerap air, tidak mudah robek dan tidak terlalu tebal. Selain itu, pembungkusannya jangan terlalu kencang, tetapi tidak mudah lepas. Tanaman disusun silang dalam kardus dengan ukuran disesuaikan panjang dan volume yang akan dikemas. Penyusunannya dilakukan dengan posisi daun ketemu daun hingga penuh dan tidak mudah bergeser. Kardus diberi lubang angin secukupnya agar sirkulasi udara dalam kardus baik sehingga tanaman tidak mudah rusak sebelum sampai tujuan. Kardus tempat tanaman ditutup rapat-rapat dengan selotip dan ditulis nama alamat pengirim dan nama alamat tujuan pengiriman. Disarikan oleh : Lasarus, Pusluhtan Sumber : 1.Standar Operasional Prosedur (SOP) Budidaya dan Pasca Panen Anggrek Phalaenopsis. Direktorat Budidaya dan Pascapanen Hortikultura, Ditjen Hortikultura,Kementan RI,2011 2.Erna Damayanti.Untung..Besar Budidaya Tanaman Anggrek., PTAraska Bantul,Yogyakarta,2011