Loading...

PANEN DAN PASCA PANEN PADI SAWAH DAN PADI GOGO

PANEN DAN PASCA PANEN PADI SAWAH DAN PADI GOGO

PANEN DAN PASCA PANEN

 

Pemanenan Padi

1. Umur panen padi berdasarkan :

  • Deskripsi varietas
  • Kadar air, 21 – 26%
  • Hari setelah berbunga rata-rata 30-35 hari setelah berbunga
  • Kenampakan malai, 90 – 95% kuning

2. Alat Panen :

  • Ani-ani
  • Sabit biasa
  • Sabit bergerigi
  • Mesin pemanen

3. Cara Panen :

  • Potong atas
  • Potong tengah
  • Potong bawah 

B. Perontokkan Padi                                                      

Tujuan :

Melepaskan butir gabah dari malainya.

Cara/alat :

  • Iles, injak-injak
  • Pukul/gedig
  • Banting/gebot
  • Pedal thresher
  • Power tresher/mesin perontok

 C. Pengeringan

§  Proses pengurangan kandungan air  gabah melalui proses penguapan air dengan cara melewatkan udara panas dan kering ke dalam tumpukan gabah atau dapat pula pemanasan dengan sinar matahari.

§  Pengeringan ada dua cara :

  • Penjemuran : pengeringan dengan memanfaatkan sinar matahari. Ketebalan 5 – 7cm, pembalikan tiap 2 jam.
  • Pengeringan : pengurangan kadar air bahan dengan menggunakan pengeringan buatan. Suhu maksimum 42⁰C, laju pengeringan maksimum 1,5% /jam, kadar air 14%.

C. Pengeringan

¢  Proses pengurangan kandungan air  gabah melalui proses penguapan air dengan cara melewatkan udara panas dan kering ke dalam tumpukan gabah atau dapat pula pemanasan dengan sinar matahari.

¢  Pengeringan ada dua cara :

  • Penjemuran : pengeringan dengan memanfaatkan sinar matahari. Ketebalan 5 – 7cm, pembalikan tiap 2 jam.
  • Pengeringan : pengurangan kadar air bahan dengan menggunakan pengeringan buatan. Suhu maksimum 42⁰C, laju pengeringan maksimum 1,5% /jam, kadar air 14%.

 

D. Peyimpanan

¢  Gabah yang disimpan harus kering, kadar air 14%.

¢  Dikemas dalam karung atau secara curah dalam jumlah besar tanpa kemasan dalam kotak kayu atau silo.

¢  Ruang penyimpanan harus bersih dan tidak lembab, tidak berlubang, mempunyai pentilasi baik, dan penerangan cukup baik.

 

E. Penggilingan padi

¢  Kadar air gabah harus 14%

¢  Proses pengupasan kulit

¢  Proses penyosohan

¢  Pengemasan

 

 

Masalah Pasca Panen Padi

 

¢  Kehilangan, pemanenan-perontokan 14,5-18,9%

¢  Mutu gabah dan beras rendah

¢  Kehilangan hasil tinggi (± 20%)

Kehilangan Hasil Padi

Tahapan

BPS 1995 (%)

Pemanenan

9,52

Perontokan

4,87

Pengangkutan

0,19

Penjemuran

2,13

Penggilingan

2,19

Penyimpanan

1,61

Jumlah

20,51