Loading...

PANEN DAN PASCA PANEN UBI KAYU UNTUK MENGHASILKAN UBI YANG MANIS

PANEN DAN PASCA PANEN UBI KAYU UNTUK MENGHASILKAN UBI YANG MANIS
PANEN DAN PASCA PANEN UBI KAYUUNTUK MENGHASILKAN UBI YANG MANIS Menyimpan ubi katu dalam tanah dan dalam sekam lembabUbi kayu Ubi kayu termasuk hasil pertanian mudah rusak. Ubi kayu yang sudah terlanjur dipanen tidak bisa tahan lama tanpa pengolahan terlebih dahulu. Ubi kayu yang sudah dipanen ini apabila disimpan selama 2 hari saja sudah mendalah penyedianurunkan mutunya apalagi pada saat panen ubi kayu, umbinya banyakyang terluka. Untuk memperpanjang daya tahan ubi kayu dalam bentuk yang utuh dapat dilakukan dengan teknologi penyimpanan dalam tanah maupun dalam sekam lembab. Bahkan dengan cara ini akan dapat meningkatkan kualitas umbi yaitu memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan dengan ubi kayu yang baru di panen. Cara menyimpan dalam tanah• Pengambilan ubi kayu pada saat panen harus utuh dengan penyertaan sdikit batangnya, selain itu usahakan jangan terkena sinar matahari langsung agar tidak kering sehingga di sarankan untuk panen ubi kayu sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari• Setelah ubi kayu di cabut, umbi dipetik atau dipotong pangkalnya dengan pisau dan jangan sampai terluka• Tahap selanjutnya adalah penyedian lubang sesuaidengan jumlah ubi kayu yang akan disimpan. Dalam hal ini lubang tidak perlu terlalu dalam• Tahap terakhir adalahmenyimpan ubi kayu dalam lubang dengan cara horizontal atau vertikal A. Secara HorizontalSetelah lubang tanam siap dalam kondisi becek, ubi kayu disusun dengan posisi horizontal (memanjangng) sehingga seluruh dasar lubang terisi. Setelah tersusun rapi lalu di timbun tanah sekaligus disiram dengan air secukupnya. Diatasnya lapisan pertama ini disusun lagi ubi kayu dengan posisi semula lalu di timbun tanah dan disiram. Demikian seterusnya sampai lubang penuh atau rata dengan permukaan tanah B. SecaraVertikalPada lubang yang telah disediakan, ubi kayu disusun dengan posisi berdiri. Setelah lubang terisi, ditimbun dengan tanah diikuti dengan penyiraman. Diatas susunan pertama disusun lagi ubi kayu dengan posisi serupa yang diikuti dengan penimbunan. Cara menyimpan dalam sekam lembab : Menyiapkan kotak kerangka kayu dengan alas dan dinding yang terbuat dari belahan kayu. Sisi bagian dalam kotak dilapisi lembaran plastik, tiap sisi diberi dua buah lubang dengan garis tengah dan jarak antar lubang 15 cm. Lubang ini untuk mengeluarkan panas Merendam skam padi kering dengan air sumur/ air bersih semalam. Jumlah sekam kering yang diperlukan sebanyak 15-25 % dari bobot ubi kayu yang akan disimpan Setelah di rendam, sekam diletakkan diatas bilik bambu, allu diangin anginkan ditempat yang teduh selama 3 – 4 jam. Selesai tahap ini di harapkan kadar air tinggal 50 – 55 % Alas kotak diberi skam lembab setebal 3 cm, lalu ubi kayu disusun kembali, begitu seterusnya hingga kotak penuh. Lalu kotak di tutup dengan plastik agar plastik tidak mudah terbuka maka bagian pinggrnya di masukkan pada sela sela dinding sekelling kotak. Disimpan dalam gudamg atau ruanagn yang cukup pertukaran udaranya Ubi kayu yang di simpan dengan cara ini kalau kemudian dikupas dan direbus rasanya lebih manis dibandingkan ubi kayu yang baru di panen YULIATI KURNIASARI, SP THL TB-PP