Barru - DMC : Kapolda Sulselbar, Irjen Pol Jhoni Wainal Usman melakukan Panen perdana yang ketiga dari program penanaman jagung hibridah bekerjasama dengan Polda Sulselbar dan Pemprov Sulsel dilakukan di Dusun Tompo Lemo-lemo, Desa Harapan, Kecamatan Tanete Riaja, Barru, Sabtu (1/10). Sebelumnya, Kapolda melakukan kegiatan serupa di dua kabupaten berbeda. Kapolda bersama Istri, didampingi Wakapolda Brigjen Pol Syahrul Mamma, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Luthfi Halide, Bupati Barru, H Andi Idris Syukur, Ketua DPRD Barru, H Fakhruddin Sabir, Unsur Muspida,Wabup H Andi Anwar Aksa, Para Perwira Polda Sulselbar, Kapolres Barru AKBP Darma Lelepadang, Kapolresta Pare-pare AKBP M Pratama dan sejumlah Pejabat lainnya. Kapolda Sulselbar di sela-sela panen jagung menjelaskan, tekad Polri bukan hanya sekadar berperan menciptakan pengamanan masyarakat. Tapi, lebih dari itu, polisi ikut membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan ketahanan pangan. "Kita bekerjasama dengan Pemprov Sulsel dalam bentuk penanaman jagung hibridah yang melibatkan semua Polres hingga jajaran Polsek," kata Jhoni Wainal Usman. Kerjasama itu dilakukan dalam bentuk penanaman jagung di lokasi seluas 25 hektar dengan hasil capaian panen sekitar 10 ton. Petani harus diberi stimulan, kata Kapolda, agar tidak kalah dengan apa yang dihasilkan petani luar negeri. "Keterlibatan polisi dalam program ini dalam rangka optimalisasi tugas Kepolisian ke depan dengan berkomunikasi bersama petani. Inilah wujud kepedulian Polri untuk meningkatkan pendekatan kepada masyarakat," katanya. Bupati Barru, H Andi Idris Syukur turut menyambut baik langkah Polda Sulselbar. Apalagi, kata dia panen jagung berlangsung di saat puncak kemarau. Selain sukses melakukan panen jagung di areal 25 hektar dengan capaian 10 ton jagung, baru-baru ini, imbuh Idris, Kabupaten Barru juga berhasil memperoleh produksi panen padi sebesar 9,2 ton dengan dari luas 80 hektar, meski dalam kondisi kemarau panjang. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Pemprov Sulsel, Lutfhi Halide, siap membantu aparat Kepolisian dalam menyiapkan bibit tanaman jagung seluas 100 hektar. "Makanya, kami meminta kepada Kapolda untuk bekerjasama menyertakan personilnya, untuk mengikutkan dalam pelatihan ngawin-mengawinkan bibit jagung hibridah di Maros. Harapan pemerintah dengan kerjasama ini, petani dapat semakin meningkat kesejahteraannya. Apalagi harga jagung di tempat ini sudah dibeli Rp 2.200 per kg dan di Makassar mencapai Rp 2.900 per kg," terangnya. ( parepos / foto : matanews)