Pada hari Selasa, 15 Mei 2012 Forum Komunikasi Tenaga Harian Lepas - Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (FK THL - TBPP) Banyuwangi menyelenggarakan Acara Farmers Field Day (FFD) Padi Varietas Lokal "GOMA" bersama Kelompok Tani Gintungan Desa Tegalharjo Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi bekerjasama dengan BPP Glenmore dan Sejumlah Formulator. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mensukseskan Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) yang dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuwangi Bapak Yusuf Widiatmoko S.Sos. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan, Pejabat Pemkab. Unsur Muspika dan Kepala Desa serta tamu undangan yang terdiri Gapoktan / Kelompok Tani wilayah binaan THL - TBPP se Banyuwangi serta Kelompok Tani setempat. Acara Farmers Field Day (FFD) Padi Varietas Lokal "GOMA" ini salah satu bentuk kegiatan FK THL - TBPP Kabupaten Banyuwangi. Demplot / kaji terap yang akan dilaksanakan FFD di lokasi lahan milik petani, merupakan salah satu hasil kegiatan pengawalan dari THL TBPP Kabupaten Banyuwangi. Disamping Kegiatan tanam Padi juga dilokasi yang sama dilaksanakan Mina Padi yang merupakan kegiatan tambahan penghasilan petani, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani selain hasil utama padi. Penyelenggaraan Acara Farmers Field Day (FFD) Padi Varietas Lokal "GOMA" ini merupakan pelaksanaan hari temu lapang (FFD) hasil kegiatan FK THL TBPP Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai ajang silaturrahmi antara petani, penyuluh pertanian dan sinkronisasi dari Dinas Pertanian untuk menggelorakan semangat tupoksi penyuluh di lapangan dan komitmen FK THL TBPP Kabupaten Banyuwangi untuk mendukung sukses Program P2BN di wilayah kerja penyuluh pertanian. Tujuan Penyelenggaraan hari temu lapang (FFD) hasil kegiatan FK THL TBPP Kabupaten Banyuwangi adalah sebagai berikut : 1. Unjuk potensi peran FK THL TBPP Kabupaten Banyuwangi dalam pengawalan Sukses P2BN di lapangan. 2. Menyatukan langkah, visi dan misi Penyuluh dan FK THL TBPP Kabupaten Banyuwangi sebagai ujung tombak pengawalan 4 sukses pembangunan pertanian yang telah dicanangkan oleh Kementerian Pertanian RI. 3. Memperoleh teknologi spesifik lokalita di lapangan sebagai semangat kebersamaan petani dan kelompok tani untuk meningkatkan hasil dan pendapatan petani. Dalam kesempatan tersebut Wabup Yusuf Widiatmoko, mengatakan pada tahun 2010 lalu Kabupaten Banyuwangi menjadi salah satu pemasok pangan di provinsi Jawa Timur . Dengan produksi padi sebesar 833,913 ton dari luas lahan panen 122.751 hektar, dengan produksifitas 67,94 kwintal/hektar. Sementara pada tahun 2011 produksi padi sempat menurun menjadi 761,317 ton dengan luas lahan 116.728 hektar dengan produktivitas sebesar 65,22 kwintal perhektar. Penurunan tersebut terjadi akibat oleh serangan hama dan anomali iklim yang terjadi sehingga menghambat proses fotosintesis, sekaligus meningkatnya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). "Karenanya pada tahun 2012 ini kita perlu melakukan strategi yang signifikan dengan merubah sistem tanam dengan menggunakan bibit unggul yang tahan terhadap serangan hama dan cuaca, " harap Wabup. Selanjutnya dalam sambutannya Ketua FK THL - TBPP Kabupaten Banyuwangi Ir. Mahmud antara lain mengatakan dalam melaksanakan pengawalan dan pendampingan yang dilakukan penyuluh THL - TBPP di desa lokasi, pelaksanaan "program percepatan produksi beras nasional "(P2BN) diperlukan sarana pendukung untuk mengoptimalkan peran penyuluh pertanian, terlaksananya pengawalan penyuluhan pertanian seperti SL - PTT dan program - program yang lain, peningkatan produktifitas dan produksi padi di wilayah binaan. sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Kami penyuluh THL - TBPP Kabupaten Banyuwangi siap mendukung, mempertahankan dan memantapkan posisi dan arti strategis Kabupaten Banyuwangi sebagai penyumbang Produksi Beras Nasional serta Produksi Pangan lainnya, yang memiliki arti penting bagi pemantapan ketahanan nasional. Pada satu sisi kami merasa bersyukur dan bangga telah menjadi bagian yang penting dari upaya besar Pemerintah untuk terus menerus memantapkan Ketahanan Pangan Nasional. maka dengan bekal masa pengabdian selama 5 tahun serta bekal hubungan baik yang telah terjalin dengan kelompok tani binaan , berharap dan bertekad untuk dapat melanjutkan darma bakti kami pada tahun - tahun ke depan. Dalam Sambutannya Ketua Kelompok Tani Mu'tiulloh, kelebihan Padi Goma termasuk jenis padi gogo yang dapat ditanam dilahan kering dan daerah pesisir. Padi Goma juga dapat tahan dari serangan hama. Sementara untuk mekanisme tanam, Padi Goma menggunakan sistem tanam jajar legowo. Maksudnya, setiap menanam padi, petani memberi jarak ke samping 20 cm dan ke belakang 40 cm. "Dengan sistem ini bisa mengurangi populasi hama, karena jarak tersebut bisa mengatur sirkulasi udara di sekitar tanaman padi," kata petani ini. Kelebihan lainnya, usia panen lebih cepat dibanding panen padi biasa, kalau padi biasa bisa mencapai 110 hari, sementara Padi Goma hanya 90 hari. Juga bisa ditanam di daerah dataran tinggi yang memiliki kadar air rendah dan cuaca ekstrim. "Dengan menggunakan sistem ini, areal sawah yang ada di Tegalharjo seluas 2,5 hektar bisa menghasilkan 9 ton dalam satu kali panen. Harapan kami pemerintah bisa menyediakan bibit Padi Goma bersubsidi sehingga masyarakat bisa membeli dengan harga lebih murah," celoteh Mu'tiulloh. Berkat menggunakan bibit Padi Goma dan sistem tanam jajar legowo, petani Tegalharjo, Kecamatan Glenmore akhirnya bisa panen raya kembali. Padahal sebelumnya mereka sempat gagal panen akibat serangan hama wereng batang coklat dan jeleknya bibit padi. Bahkan, panen raya kali ini hasilnya mencapai 8 hingga 9 ton per hektarnya untuk jenis Padi Goma (padi daerah kering, red). Dalam acara di atas, petani juga menerima bantuan berupa 3 unit traktor, 1 unit jaringan irigasi tingkat usaha tani (JITUT), dan 1 unit Granulator sebagai pengolah pupuk organik dari pemkab. Demikianlah penyelenggaraan hari temu lapang (FFD) hasil kegiatan FK THL TBPP Kabupaten Banyuwangi dengan harapan penyelenggaraan kegiatan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi. Selanjutnya tujuan dari penyelenggaraan yang dapat dicapai akan menjadi momentum yang baik bagi penentuan dan kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi dalam hal dukungan dan pelaksanaan tupoksi THL - TBPP Kabupaten Banyuwangi di lapangan serta dukungan kebijakan yang terkait perbaikan status jangka panjang THL - TBPP.