Loading...

PANEN PADI POLA SRI DI KELOMPOK TANI/SUBAK LIPLIP

PANEN PADI POLA SRI DI KELOMPOK TANI/SUBAK LIPLIP
Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;} Beras sebagai sumber pangan secara nasional merupakan komoditas yang paling strategis. Kebutuhan beras akan sejalan dengan laju pertumbuhan penduduk, sehingga Program Pemerintah untuk meningkatkan produksi beras secara nasional yang diproyeksikan di tingkat kelompok tani dengan berbagai sentuhan teknologi telah berkembang. Salah satunya adalah teknologi budidaya tanaman padi dengan pola SRI. Adanya sentuhan teknologi yang berkembang ini diharapkan produksi dan ketersediaanya terjamin secara kontinu agar tidak menimbulkan gejolak ekonomi, politik, sosial maupun keamanan di masyarakat. Kabupaten Badung dengan target pengembangan SRI seluas 300 hektar yang dialokasikan di Kecamatan Petang, Abiansemal, Mengwi dan Kuta Utara. Kelompok tani/ Subak Liplip yang mewakili Kecamatan Kuta Utara seluas 40 ha secara antusias mengelola tanaman padi varietas Cigelis dengan pola SRI. I Ketut Mines selaku ketua kelompok tani/ Subak Liplip pada Bulan Mei 2012 beserta anggota kelompok secara tekun dan taat mengikuti bimbingan dari Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Badung tentang teknologi penerapan budidaya padi dengan pola SRI yang intinya adalah pengelolaan tentang tanah, air dan tanaman, akhirnya pada Bulan Agustus 2012 ini panen padi pola SRI seluas 40 hektar dengan hasil yang sangat membanggakan. Betapa bersyukurnya semua komponen yang berperan sebagai pendamping untuk mensejahtrakan anggota kelompok tani. Tanaman padi yang dikelola dengan menerapkan pola SRI untuk pertama kalinya dari hasil ubinan dengan produktivitas sebesar 9,072 ton/ha gabah kering panen. Kepala Bidang PLA Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Badung Ir. Anak Agung Rai Wirawan mewakili Kepala Dinas, berharap agar sentuhan teknologi pola SRI ini dapat berkembang setiap musim tanam di tingkat kelompok tani dengan peningkatan produktivitas yang significant. Keinginan yang sama juga diharapkan oleh pelaku utama yang mengelola lahan usaha tani agar produktivitas tanaman padi pola SRI dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahtraan anggota kelompok tani. Simbaryadnya (PP. Madya Distanbunhut Badung-Bali).