Kelompoktani Revormasi, sesuai namanya, telah benar-benar melakukan reformasi dibidang pertanian. Reformasi yang dilakukannya adalah penerapan BPTS (Budidaya Padi Teknologi Salibu) di lahan sawah yang dapat meningkatkan hasil panen. Tepatnya pada Hari Senin 3 Juni 2013 pada jam 10.00 - 15.00 wib diadakan panen perdana budidaya padi salibu di Nagari Sumani Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok. Kegiatan panen tersebut disamping dihadiri oleh Kelompoktani Revormasi juga dihadiri oleh Kelompoktani Jaya Bersama, Penyuluh Pertanian se-Kecamatan X Koto Singkarak berserta Koordinator Penyuluh Ibu Yuslimar, SP, Penyuluh Pertanian utusan dari Kecamatan X Koto Diatas beserta Koordinator Penyuluh Bapak Reflis M. Nur, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Diperkannak Kab Solok Ibu Miharta Maria, S.Pt beserta wakil dari Pokjanal Bapak Ir. Abizar serta Peneliti BPTP Sumbar Bapak Ir. Erdiman, dengan total peserta yang hadir mencapai sekitar 75 orang. Acara dimulai dari pengarahan oleh Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan Kabupaten Solok yang diwakili oleh Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ibu Miharta Maria, S.Pt dalam rangka sosialisasi inovasi budidaya padi sawah teknologi salibu kepada para petani sebagai pelaku utama dibidang pertanian. Selanjutnya disampaikan ekspos tentang pelaksanaan lapangan yang dilakukan oleh PPL Nagari Sumani Bapak Eri Daflito. Kemudian disampaikan juga tentang Budidaya Padi Sawah Teknologi Salibu (BPTS) oleh peneliti dari BPTP Sumbar Bapak Ir. Erdiman hingga acara dilanjutkan dengan diadakan kegiatan diskusi dan tanya jawab. Sebagai penutup disampaikan doa oleh salah seorang pengurus kelompoktani, Bapak Bustami. Dari data atas kegiatan yang dilakukan dalam bentuk peninjauan lapang didapatkan hasil panen pengambilan ubinan dengan luas 2,5 x 2,5 m2 jumlah rumpun sebanyak 133 rumpun dengan hasil 3,65 kg atau setara dengan 5,84 ton per hektar. Hasil tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan hasil sebelumnya yang hanya mencapai 3,5 ton/Ha. (Ir. Abizar - PP Madya Diperkannak Kab Solok)