Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} PANEN PERDANA VARITAS IMPARI 12 DI KELOMPOK TANI PIK TANDO NAGARI LIMAKAUM OLEH BUPATI TANAH DATAR PROPINSI SUMATERA BARAT Tanah Datar 10 April 2012, Dalam acara panen perdana penangkar varitas timpari 12 di kelompok tani Pik Tando Nagari Limakaum Kabupaten Tanah Datar, yangdi hadiri lebih kurang 100 orang anggota dari berbagai kelompok tani yang tersebar di kecmatan Limakaum. Panen perdana tersebut dihadiri oleh Bupati Tanah Datar yang diwakili oleh Kepla Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Ir.Edi Arman, Kepala BPTP Sumatera Barat diwakli DR.Ir.Nurwan Hasan.MSc, kepala Dinas Pertanian Propinsi Sumatera Barat Diwakili Ir.Zulhendri.MP, Camat Limakaum Ernita.SIP dan penyuluh Lapangan dan beberapa tokoh masyarakat dinagari limakaum. Masri Ependi ketua kelompok tani Pik Tando mengungkapkan bahwa kelompok telah berdiri semenjak tahun 2009 beranggotakan sebanyak 25 orang, memiliki lahan sawah lebih kurang 35 ha, kolam, ternak sapi 48 ekor dan melakukan kerjasama dengan Poktan Oriza sativa dalam rangka pengembangan Varitas unggul, hal lain yang diungkapan adalah rasa gembira dan terimakasih kepada seluruh jajaran Pemerintah yang telah memimbing, memotivasi serta telah mampu mencarikan solusi dalam mengatasi permasalahan para petani khususnya kelompok tani Pik Tando dalam memenuhi kebutuhan varitas unggul , dalam upaya pencningkatan produksi padi sawah petani sudah mampu menjadi pelaku utama dalam menjalankan program Penangkaran benih varitas impari 12, hasil yang diperoleh dari hasil ubinan 8,80 ton perhektar. Dalam sambutan ketua kelompok juga disampaikan harapan dan keinginan kedepan agar penerapan teknologi dalam`upaya peningkatan produksi dan peningkatan kesejahteraan agar pemerintah di tahun depan dapat mengalokasikan alsintan untuk pengolahan tanah sehingga percepatan tanam dan keserentakan dapat dicapai dengan baik. Disisi lain ditambahkan oleh ketua kelompok bahwa dalam upaya peningkatan produksi kami telah menerapkan Padi tanam Sabatang ( PTS) dari tahun 2010 dan mendapat bantuan perbaikan Jaringan Usaha Tani sepanjang 100 M hal ini betul-betul dirasakan manfaatnya bagi peningkatan hasil padi sawah.Bupati Tanah Datar Menegaskan pada seluruh peserta yang hadir bahwa Perhatian Pemerintah dalam Pembangunan di bidang Pertanian terhadap Kabupaten Tanah Datar, perhatiannya sangat besar hal ini di tandai banyaknya program yang telah dan akan diberikan pada masyarakat kita khususnya petani dimana sasarannya adalah upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui upaya peningkatan produksi di berbagai sektor ( Taanaman pangan, perkebunan dan lainnya).Salah satu upaya peningkatan produksi padi sawah adalah dengan menggunakan varitas unggul bermutu seperti impari 12, Batang Piaman, Ir.66, Pukat tunda dll hal lain yang perlu dilakukan oleh petani adalah: 1. Perbaikan tingkat kesuburan lahan 2. Pergantian paritas dengan varitas unggul 3. Penggunaan pupuk yang berimbang 4. Pengendalian Hama dan Penyakit secara terpadu 5. Penanganan Panen dan Pasca Panen Disi lain Bupati tanah Datar mengatakandari sebuah kelompok tidak akan tumbuh dan berkembang jika tidak dibarengi oleh manajemen kelompok yang baik, pemupukan modal dan kemampuan mencari dan mdistribusikan berbagai paket teknologi yang ditemui, diterima baik dari penyuluh maupun dari peneliti. Dr.Ir.Nurwan Hasan.MSc, Menegaskan bahwa salah satu solusi peningkatan produksi adalah menggunakan varitas impari 12, batang Piaman, Tukat Tunda dll, unggul dalam kwalitas, rasa dan umurnya pendek dan sekarang sedang dikembangkan varitas impari 21 di Nagari Batipuh dengan kemampuan produksi 8 ton perhektar.Deamplot yang kita panen ini seluas 2,3 ha dengan menggunakan sistim legowo 6:1 dengan arti jumlah rumpun perhektar 180.000 rumpun dengan jumlah anakan 27 btg/rumpun, hasil ubinan yang telah disaksikan 8,80 ton perhektar sebelumnya kemampuan produksi dengan paritas lokal sebesar 5,4 ton perhektar. (Rum-PP Madya)