Loading...

PANEN PERDANA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS UNGGUL BIMA-15 SAYANG

PANEN PERDANA JAGUNG HIBRIDA VARIETAS UNGGUL BIMA-15 SAYANG
Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan menyambut baik Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 4010/Kpts/SR.120/9/2011 tentang Pelepasan Galur Jagung Bima-15 SAYANG. Hadirnya jagung varietas Bima-15 SAYANG yang memiliki potensi hasil tinggi dan lebih sesuai dengan agroklimat, maka optimis tercapainya program surplus jagung di Sulawesi Selatan. Penandatanganan MOU kerjasama pengembangan jagung hibrida antara Kementerian Pertanian (Badan Litbang Pertanian) dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, ditandai launching varietas jagung hibrida Bima-15 SAYANG pada tanggal 3 Oktober 2011. Selanjutnya Gubernur Sulawesi Selatan menyerahkan kepada seprovinsi Sulawesi Selatan untuk dikembangkan. Pengembangan Jagung Bima-15 SAYANG oleh petani diharapkan memberikan hasil yang maksimal, karena produksinya yang tinggi dan batangnya dapat dijual sebagai makanan ternak. Langkah awal pengembangan benih jagung di Provinsi Sulawesi Selatan, Wakil Gubernur, Ir. H. Agus Arifin Nu'mang, MS berkesempatan melakukan panen perdana benih jagung hibrida Bima-15 SAYANG dikebun Percobaan Bajeng-Gowa (KP.BPTP) Sulawesi Selatan. Wagub berharap kerjasama ini dapat ditingkatkan dalam rangka memenuhi kebutuhan benih jagung tahun 2012. Diharapkan agar semua penyuluh pertanian untuk melakukan pendampingan, bimbingan dan memberikan petunjuk teknis kepada pelaku utama dan pelaku usaha sehingga program surplus jagung 1,5 juta ton dapat tercapai di Sulawesi Selatan. Varietas Bima-15 SAYANG Jagung hibrida varietas Bima-15 SAYANG memiliki penampilan tanaman yang besar dan kokoh, perakaran sangat baik sehingga tahan rebah. Penampilan tongkol besar kerucut, panjang ± 26 cm dan silindris, kelobot menutup baik, agak tahan terhadap penyakit bulai dan memiliki pertanaman yang seragam. Kelebihan lain hibrida ini potensi hasilnya tinggi 13,2 ton/ha, berumur ± 100 hst dan stay green. (Sekretariat BAKORLUH Sulsel)