Dinas Pertanian Kehutanan Perkebunan dan Peternakan (Distanhutbunak) Karawang telah melaksanakan kegiatan Panen Perdana Kegiatan SL-PTT Padi dan Gerakan Pencanangan Tanam Palawija pada hari Jum'at (13/7/12). Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompok Tani Tirtasari I Kelurahan Tanjungpura, kecamatan Karawang Barat. Berdasarkan angka sementara Dinas Pertanian Kehutanan, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Karawang, realisasi produksi padi tahun 2012 optimis mencapai target yang telah ditetapkan, walaupun keadaan iklim yang kering menghantui kondisi di lapangan. Bupati Karawang, dalam sambutannya mengatakan, saat ini ada empat program untuk mewujudkan program pertanian di wilayah Kabupaten Karawang. Pertama, pencapaian swasembada pangan berkelanjutan melalui peningkatan produksi dan produktivitas pertanian, perikanan dan kehutanan. kedua, peningkatan diversifikasi pangan melalui keanekaragaman komoditi pertanian. Ketiga, peningkatan nilai tambah, daya saing, dan ekspor melalui penanganan paskapanen dan komoditi olahan. Keempat, peningkatan kesejahteraan petani. Upaya pencapaian target produksi padi di Jawa Barat difokuskan pada lokasi-lokasi pelaksanaan kegiatan Sekolah Lapangan Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) padi non hibrida, padi hibrida, dan padi lahan kering, baik yang dibiayai dari APBN, APBD Provinsi, maupun APBD Kabupaten. Fasilitasi kegiatan SL-PTT (APBN) padi di Jawa Barat tahun 2012 seluas 267.900 ha yang tersebar di 19 kabupaten/kota. Di Kabupaten Karawang, alokasi kegiatan SL-PTT mencapai 21.250 ha. Sedangkan SL-PTT (APBD) padi sawah di Jawa Barat tahun 2012 seluas 2.000 ha, alokasi di Kabupaten Karawang seluas 130 ha. Selain kegiatan utama tersebut, fasilitas pemerintah diberikan dalam bentuk bantuan benih, baik dari Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) maupun dari Cadangan Benih Nasional (CBN). (Penulis: Seksi Serealia Diperta Jabar)