Bengkalis – Selasa (12/11/24) Untuk mewujudkan Ketahanan Pangan Lokal, para petani di Desa Kuala Alam, Kecamatan Bengkalis, mengembangkan cabai di lahan yang tersedia. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan usaha pertanian serta memenuhi kebutuhan pangan pasar lokal. Penanaman cabai dilaksanakan oleh Pjs. Bupati Bengkalis, Danramil, Kapolres, Kadis Dagprin, Kepala Bappeda, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis TPHP, Kadis PMD, Direktur Polbeng, Camat, Sekretaris TPID, Pinca BRI dan Pj. Kades Kuala Alam. Petani cabai di Kuala, Junaidi, yang mengelola lahan di Desa Kuala Alam, menjelaskan bahwa ia menargetkan 4 ton cabai merah dari hasil panennya. `Target kami adalah 4 ton, dan kami berharap dapat menutupi biaya modal untuk menanam cabai dan memperoleh keuntungan yang cukup. Tantangan terbesar adalah pemasaran. Cabai harus sampai ke konsumen dengan harga yang wajar,` kata Junaidi saat berbincang selepas panen. Meski demikian, para petani di Desa Kuala Alam menghadapi beberapa masalah utama, seperti harga cabai yang fluktuatif yang dapat mempengaruhi pendapatan mereka. Harga cabai yang tidak stabil membuat mereka kesulitan, terutama dengan persaingan pasar yang ketat. Menanggapi hal tersebut, Pjs. Bupati Bengkalis, Akhmad Sudirman Tavipyono, memberikan perhatian serius terhadap kondisi ini dan menyarankan agar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) membantu petani dalam distribusi hasil pertanian mereka secara lebih efisien Akhmad juga terus berupaya untuk meningkatkan kolaborasi antara para petani dan pihak-pihak terkait, termasuk pembina dan penyuluh. Selain cabai, pengembangan pertanian komoditas lain juga dapat meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Bengkalis.