Bupati Kabupaten Blitar (H. HERRY NUGROHO, SE, MH) didampingi Kepala Dinas Pertanian Kab. Blitar, Kepala BP4K (Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan) Kab. Blitar, Kepala BPTP Jawa Timur yang diwakili oleh Prof. Dr. Suyamto, Kepala BB Padi yang diwakili oleh Prof. Dr. Baihaki oleh pada hari Rabu, tanggal 21 September 2011 , melakukan pemotongan perdana padi varietas unggul baru (Inpari) 1, 4, 5, 6. 7. 10 dan 13 dalam rangka Panen Raya dan Temu Lapang di lokasi Demfarm PTT Padi yang dilaksanakan oleh BPTP Jawa Timur bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Blitar di Desa Butun Kecamatan Gandusari Dalam sambutannya Bapak Bupati menyatakan bahwa komoditas tanaman padi memiliki peranan pokok sebagai pemenuh kebutuhan pangan yang setiap tahunnya cenderung meningkat seiring dengan bertambahan jumlah penduduk, sehingga dari sisi ketahanan pangan nasional, fungsinya menjadi amat penting dan strategis, untuk itu maka perlu terus diupayakan suatu metode yang bertujuan merubah perilaku petani, ke arah sistem budidaya yang mampu untuk meningkatkan produksi padi, dimana salah satunya adalah dengan pelaksanaan Program SL-PTT. Dalam merubah pengetahuan, ketrampilaan dan sikap petani memang tidak cepat kelihatannya hasilnya seperti kalau kita membuat bangunan fisik, apalagi dalam mengadopsi inovasi teknologi, ada beberapa tahapan yang terjadi dalam pribadi petani. Untuk itu melalui kegiatan demplot dan demfarm dengan menggunakan beberapa varietas benih padi yang difasilitasi oleh BPTP Jatim saya berharap adanya alternatif pilihan teknologi spesifik lokasi terutama dalam penggunaan benih bermutu varietas unggul yang dapat diterapkan dalam berusahatani, sehingga kabupaten Blitar dapat berkontribusi terhadap produksi pangan Jawa Timur maupun produksi pangan nasional. Hasil ubinan yang dilakukan untuk varietas unggul baru (Inpari) yang ditanam pada lokasi demfarm utama adalah varietas inpari 1, 4, 5, 6, 7, 10 dan 13 yang ditanam menggunakan sistim jajar legowo dengan produksi hasil ubinan (GKG) sebagai berikut : - Inpari 1 = 6,67 ton/ha - Inpari 4 = 6,49 ton/ha - Inpari 5 = 6,48 ton/ha - Inpari 6 = 7,03 ton/ha - Inpari 7 = 6,82 ton/ha - Inpari 10 = 7,13 ton/ha - Inpari 13 = 8,29 ton/ha