Loading...

Panen Raya Indramayu, Genjot Target Swasembada Padi

Panen Raya Indramayu, Genjot Target Swasembada Padi
Jawa Barat merupakan sentra produksi padi tersebar kedua di Indonesia yang akan sangat berpengaruh pada ketersediaan produksi beras nasional, maka kementerian pertanian memberikan perhatian lebih besar dg mengalokasikan Dana UPSUS 2016 yang meningkat 75% dari tahun 2015, dalam program dan kegiatan peningkatan produksi padi dalam bentuk intensifikasi (pengembangan padi hibrida), ekstensifikasi (PAT lahan kering padi Inbrida), Pengembangan padi Inbrida (selain PAT lahan kering), pengembangan Desa Pertanian Padi Organik dan Pengembangan Padi Hibrida.Menteri Pertanian targetkan produksi padi propinsi Jawa Barat 12,42 juta ton untuk mencapai produksi padi nasional sebesar 76,23 juta ton. Setelah ditahun 2015 jawa barat sempat mengalami penurunan produksi 2,33% dr tahun 2014 dikarenakan kemarau panjang dampak dari El Nino.Dalam panen raya padi di Desa Ciledug Lor Blok Panjang, Kec. Ciledug, Kab. Indramayu, Prov.Jawa Barat (30/3) Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengajak semua aktor pembangunan pertanian untuk melakukan langkah-langkah :1) Mengoptimalkan tanam periode musim tanam Oktober-Maret 2015/2016 yang hanya sisa beberapa hari lagi; 2) Mengkoordinasikan terjaminnya ketersediaan sarana produksi benih, pupuk dan sarana lainnya yg dibutuhkan petani; 3) Mengoptimalkan pemanfaatan alat mesin pertanian yang tersedia;4) Pemanfaatan musuh alami untuk pertanian berkelanjutan dengan melakukan pengawasan terhadap organisme pengganggu tumbuhan;5) Meningkatkan kinerja pengawalan dan pendampingan untuk mendorong peningkatan produksi; 6) Melakukan kesepakatan penyerapan gabah hasil panen di Prop. Jabar dg harga yang dapat di nikmati petani. (Nurlaily).