Loading...

Panen Raya Padi Ladang di Desa Tuik

Panen Raya Padi Ladang di Desa Tuik
Panen raya padi ladang desa Tuik Kabupaten Bangka Barat pada tanggal 19 Januari 2012 dihadiri oleh pejabat-pejabat daerah; Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung H. Eko Maulana Ali dalam hal ini diwakili oleh Ir. Imam Mardi Nugorho, MT selaku Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ir. Nurdedi selaku Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, DRh.Suhadi selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Barat serta beberapa pejabat terkait yang ikut hadir pada acara Panen raya padi ladang tersebut. Untuk daerah Bangka Barat, mendapatkan bantuan dari pusat yaitu bantuan Langsung Benih Unggul ( BLBU ) seluas 480 hektar, dan untuk di desa Tuik sendiri mendapatkan 380 mendapatkan 380 hektar, dengan Laboratorium Lapangan ( LL ) 2 hektar. Sebagiannya ditanam oleh kelompok tani dengan dua varietas bibit unggul lokal, yaitu bibit unggul varietas mukut dan varietas hutan hantu. Bibit unggul hutan hantu menghasilkan beras merah dengan bulir-bulir padi kehitaman, sedangkan varietas mukut berwarna lebih cerah. Di desa Tuik ini merupakan lahan sawah yang ditanam oleh padi ladang, sehubungan dengan belum tersedianya pengairan irigasi. Penghasilan dari padi ladang ini cukup baik yaitu satu hingga dua ton per-hektarnya. Dengan lahan yang ditanam adalah 160 hektar, dan potensi tanam sekitar 360 hektar. Umur panen padi ini untuk varietas lokal berkisar 150 hingga 165 hari atau sekitar 5-6 bulan, dan lahan padi tersebut diolah oleh kelompok tani sejak tahun 2007 secara intensif, semenjak Bangka barat menggerakkan kelompok-kelompok tani.