PANEN RAYA PENERAPAN DAN PENGEMBANGAN BUDIDAYA TEKHNOLOGI TERBARUKAN ( Teknologi nanotanihijau )
Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan(BP4K ) kabupaten Pandeglang melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan budidaya teknologi Komoditas Padi Varietas Ciherang, dengan luas areal 30 Ha tersebar di 3 kelompok tani, Tani Mukti kelurahan Kalanganyar kecamatan Pandeglang, kelompok tani Palasari desa Giripawana dan kelompok tani Rahayu Tani desa Sumurlaban. , sumber biaya APBD, teknis yang diterapkan teknologi nanotani hijau, berupa paket teknologi yang menggunakan, pupuk organik, tandur jajar legowo satu, dibantu dengan pupuk NPK dan LB 10. (yang berisi bacteri untuk meningkatkan kesuburan Tanah ). maka dikelompok tani Giripawana desa Giripawana kecamatan Mandalawangi waktu panen pada hari kamis tanggal 27 juni 2013. menjadi lokasi panen raya. Dalam kegaiatan panen raya yang dilaksanakan Oleh Bapak Bupati Pandeglang Drs. H. Erwan Kurtubi. beliau memberikan arahan dengan teknologi ini diharapkan bisa berkelanjutan meningkatkan produksi padi yang begitu berpotensi di kabupaten Pandeglang. Bapak Drs. H. Agussumardani .MM (Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan ) kabupaten Pandeglang mengucapkan selamat bagi kelompok tani yang telah melaksanakan teknologi Nano Tani dimana Produksinya Mencapai 8 Ton /Ha , dimana biasanya petani menggunakan teknologi yang sudah biasa diterapkan baru mencapai Produksi 5 - 6 Ton. ternyata beda hasilnya dengan teknologi nanotani hijau, dan ini belum maksimum masih bisa ditingkatkan. diantaranya dengan polatanam yang tepat. pengendalian hama yang optimum sehingga hambatan -hambatan yang mengakibatkan produksi padi terganggu dapat dihindari. penemu/ peneliti teknologi nanotani hijau Prof. Krishnahadi S.Pribadi. MSc,PhD. (Amerika. BKMPII.) dan sebagai pendamping dan supervisor Ir.Dedi Juhari.SPt. memberikan kesimpulanya padakegiatan di 3 kelompoktani. produksi belum maksimal masih ada kekurangannya. Kadang - kadang petani perlakuan padatanaman padi kurang sesuai dengan SOP. hal ini dipengaruhi oleh Faktor klimatologi. yang perubahan iklim signifikan. hal ini berpengaruh pada pertumbuhan tanaman padi. sehingga produksi belum maksmal harapan yang ingin dicapai dengan terapan teknologi nanotani hijau produksi padi dapat mencapai 14 ton /ha. (Karsito .STP Admin cyber extension pandeglang ) Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}