Loading...

Panen Shitake Pada Budidaya Dalam Kantong Plastik

Panen Shitake Pada Budidaya Dalam Kantong Plastik
Bila pertumbuhan mycelium terhambat, maka penyerapan mycelium ke kompos media kurang baik. Bila nutrisi dari kompos media sangat rendah, maka reaksi metabolisme dalam media kurang sempuma sehingga hasil badan buah kurang baik. Misalnya, salah bentuk atau mempunyai bentuk badan buah yang abnormal, seperti tanpa tudung, bentuk tudung tidak normal, tangkai pendek atau abnormal. Bentuk abnormal badan buah dapat juga disebabkan oleh kelambatan menyobek plastiknya. Oleh karena itu, apabila mycelium pada media tanam sudah menjalar penuh, berubah wama menjadi cokelat, dan terjadi benjolan, maka media-media tersebut dipindahkan ke ruang pertumbuhan jamur. Kantong plastik dibuka penuh dan sempuma. Pembukaan kantong plastik dilakukan secara bertahap, yakni dari 1/3 bagian atas, 2 minggu kemudian 1/3 yang di tengah, dan akhimya dibuka seluruhnya. Alasannya adalah agar kandungan air bisa lebih terjaga dan produksi juga bisa bertahap. Namun, kelemahannya adalah ada tambahan pekerjaan hingga 2 sampai 3 kali. Begitu pula, waktunya banyak tersita untuk merobek plastik. Media tanam bisa diletakkan di lantai yang lembap atau di rak-rak kayu atau bambu yang dibasahi. Media tanam yang sudah terdapat benjolan disiram dengan air dingin atau dikejutkan dengan suhu lembab dingin sekitar 10°C - 15°C. Beberapa hari kemudian terbentuklah pinhead. Waktu pertumbuhan mycelium sampai dengan pembentukan badan buah untuk tiap strains Lentinus edodes berbeda tergantung pada kualitas bahan baku, media tanam, dan kondisi lingkungannya. Bila pertumbuhannya normal, jenis Lentinus tertentu membutuhkan waktu sebagai berikut. a. Masa tumbuh mycelium sampai putih menyeluruh 60 - 75 hari pada suhu 20°C - 25°C di tempat yang gelap. b. Masa perubahan wama 21-28 hari pada suhu 16°C - 18°C dan kelembapan 85% - 90% di ruang pertumbuhan jamur. c. Pembentukan menjadi jamur segar 7-10 hari. Cara untuk mempercepat waktu pertumbuhan mycelium sampai pembentukan badan buah adalah sebagai berikut. a. Memperbaiki nutrisi dari media tanam. b. Melakukan spawning pada suhu 25°C - 27°C dan masa inkubasi disimpan pada suhu kamar 25°C. Pertumbuhan mycelium akan lebih cepat. Jika pada keadaan biasa memerlukan waktu 60 - 75 hari, tetapi dengan cara ini menjadi 45 - 50 hari. c. Diberi kejutan setelah perubahan wama mycelium dari putih menjadi cokelat, yakni diletakkan di tempat atau ruangan ber AC dengan suhu 5°C - 10°C selama 2-3 hari. d. Pemuliaan atau seleksi strain. Ada strain yang setelah wama cokelat membentuk badan buah selama 7 hari, ada pula yang memerlukan waktu 3 minggu lebih. Bila disimpulkan, maka waktu budi daya shitake dapat digolongkan menjadi tiga kelompok sebagai berikut. Waktu Kompos Sterili- sasi Inoku- lasi Inkubasi Peruba- Han wrn Mulai Panen Cepat 1 1 1 50 21 30 hr = 125 hr Normal 1 1 1 70 30 60 hr = 163 hr Lambat 1 1 1 85 30 72 hr = 190 hr   Sumber : Jamur Shitake, Patah Suhardiman