PemerintahKabupaten Konawe bersama BPTP Sultra danIRRI (International Rice ResearchInstitute) melakukan panen perdana dua varietas unggulan baru pada hari Jumat 14 Mei 2011 di Desa Bendewuta Kecamatan Wonggeduku. Kedua varietasunggulan baru tersebut adalah Inpari 3 dan Inpari 6 dengan luas lahan masingmasing 4,5 Ha/varietas. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Balai BesarPenelitian Tanaman Padi (BPP Padi), Kepala Balai Besar Pengkajian dan PengembanganTekhnologi Pertanian (BBP2TP), Wagub Sulawesi Tenggara, Kadis Pertanian Prov.Sultra, Kepala Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan danKehutanan Prov. Sultra, Kepala BPTP Prov. Sultra serta ± 300 peserta ( Camat,Kepala Desa, Penyuluh, Petani, KTNA, dan Tokoh Masyarakat Kab. Konawe ). VarietasInpari 1, 3, 6, 8 dan 10 telah diujicoba sebelumnya oleh BPTP Sultra bersamadengan petani Bendewuta. Dari uji coba tersebut, varietas Inpari 3 dan 6 yangcocok untuk lokasi desa Bendewuta. Pelaksanaan panen raya ini, varietas inpari3 dan 6 memberi hasil 7,5 ton GKG /Ha. Menurut koordinator kegiatan tersebut,Zainal, SP,MP,Hasil panen tersebut sebenarnya bisa lebih dari 7,5 ton GKGperhektar tetapi karena adanya serangan hama maka hasil yang diharapkan belumsesuai dengan potensi yaitu ± 10-12 ton GKG per hektar. Lebih lanjutdikatakan, serangan hama tersebut dapat diminimalisir dengan adanyapengendalian hama terpadu yang dilakukan oleh petani dengan menggunakantekhnologi minimum pestisida.Adapuntujuan dari uji coba ini adalah dalam rangka mensosialisasikan varietasunggulan baru jenis inpari dengan menggunakan tekhnologi yang di adopsi dariIRRI Filiphina dan BPTP Sultra yang dimulai dari pengolahan tanah, pemupukanberdasarkan target hasil (PUPS), pengendalian hama terpadu (minimum pestisida)serta sistem tanam tabela cara Legowo 2. Diharapkan dengan hasil yang telahdilihat langsung oleh masyarakat maka tekhnologi tersebut dapat diadopsi dandisebarluaskan kepada para petani lainnya. Tentunya, agar varietas unggulan inidapat dimanfaatkan dengan baik oleh petani, penyuluh pertanian dan semua elemenditingkat lapangan untuk bahu-membahu bersama petani dalam mendorong penerapanteknologi dan peningkatan produksi, yang pada akhirnya bermuara padameningkatnya kesejahteraan para petani dan keluarganya.(Surah Maeda Arifin)