penggerek batang - tabuhan Tetrastichus schoenobii Ferriere Hymenoptera: Eulophidae Tetrastichus dewasa (Gb. 66) berwarna hijau kebiruan metalik. Meskipun parasit dewasa sukar dilihat dengan mata telanjang tetapi mereka banyak terdapat (berlimpah) dipertanaman padi lahan sawah dan lahan kering. Tiap betina dapat menghasilkan 10-60 turunan. Beberapa tabuhan dapat memparasit satu kelompok telur penggerek padi putih atau penggerek padi kuning (Gb. 67). Sebelum bertelur tabuhan betina lebih dahulu memeriksa kelompok telur (Gb. 68) dan mencari tempat peletakan telur di antara sela-sela tumpukan rambut. Kemudian bila telur penggerek batang didapatkan, abdomen tabuhan membesar karena adanya tekanan dan mendorong ovipositor ke bawah (Gb. 69). Satu telur diletakkan di setiap telur penggerek batang. Larva parasit kemudian menetas di dalam telur penggerek dalam waktu 1-2 hari. Bila satu telur inang telah habis dikonsumsi, kemudian larva parasit keluar dan mencari telur inang yang lain. Untuk perkembangan hidup satu tabuhan paling sedikit diperlukan sebanyak 3 telur penggerek batang. Untuk perkembangan parasit dari telur sampai dewasa dibutuhkan waktu 10-14 hari. Tabuhan parasit keluar 1-2 hari lebih lambat bila dibandingkan dengan waktu munculnya larva penggerek batang yang tidak terparasit. Tetrastichus juga memparasit kepompong penggerek batang Child. 66.1. Antena 8 ruas 66.2. Rambut-rambut pada sayap tidak dalam baris 66.3. Tarasus Kaki Beruas 4 Sumber: Program Nasional Pengendalian Hama Terpadu Sekretariat Proyek PHT pusat Departemen pertanian