Pemanenan buah semangka sebaiknya dilakukan setelah benar-benar masak. Sebab, hal ini akan mempengaruhi kualitas buah serta harga jualnya. Perlakuan setelah pemanenan pun harus dilakukan dengan hati-hati agar mutu buah tetap terjaga. Berikut ini akan diuraikan mengenai pemetikan buah, pengangkutan serta penyimpanannya. Adapun cara perlakuaan pengangkutan dan penyimpanan buah semangka adalah sebagai berikut : Pengangkutan dan Penyimpanan Buah Buah yang telah dipetik harus segera diangkut, jangan sampai terkena sinar matahari terlalu lama. Tempat yang akan digunakan untuk mengangkut buah semangka harus bersih dan bebas dari benda-benda tajam yang dapat menggores buah, Dasarya diberi alasjerami kering setebal 10-15 cm. Jerami yang digunakan sebagai alas harus benar-benar kering sebab jerami yang masih basah dapat menimbulkan kelembapan, terutama bila alat angkut yang digunakan tertutup. Akibatnya, buah menjadi cepat busuk. Buah-buah yang berbentuk lonjong disusun 4-5 lapis kemudian diberi jerami lagi. Sedangkan buah-buah yang berbentuk bulat disusun 3-4 lapis. Letak buah dalam susunan ini sebaiknya horizontal, seperti pada saat masih pada tangkainya. Pengangkutan buah juga dapat dilakukan dengan peti-peti kayu. Buah dengan standar atau kelas yang sama dipak di dalam satu peti. Berat buah dan peti sebaiknya tidak melebihi 30 kg. Pada setiap peti diberi label yang menerangkan standar dan berat buah, alamat petani penghasil buah, serta alamat pengirim atau penjual buah itu. Cara pengepakan ini dapat menghindarkan kerusakan buah selama dalam pengangkutan. Standar atau kelas buah biasanya ditentukan oleh wujud dan penampilan buah serta kualitas dan kondisinya. Buah harus menunjukkan atau menampakkan ciri varietasnya, masak tua (tidak terlalu masak), bersih, menarik, bercahaya, bentuknya bagus, ukurannya seragam, bebas dari kerusakan hama/ penyakit atau kerusakan lainnya. Standar buah ini biasanya dibagi menjadi kelas utama, kelas I, kelas II, dan kelas III. Buah semangka yang akan disimpan dalam jangka panjang diletakkan di dalam ruangan bersuhu rendah. Suhu yang umum digunakan untuk penyimpanan buah-buahan adalah 00- 100 C. Untuk menyimpan buah semangka digunakan suhu 4,40 C dengan kelembapan 80-85%. Daya simpan buah semangka dalam kondisi seperti ini mampu mencapai satu bulan. Sumber : Mochd Baga Kalie, Bertanam Semangka, 1993, Depok