Loading...

Pelatihan Budidaya dan Penanganan Pasca Panen Nanas

Pelatihan Budidaya dan Penanganan Pasca Panen Nanas
Sebagai wilayah yang sangat potensial sebagai sentra penghasil buah Nanas, maka pihak pemerintah daerah Kabupaten Kediri dalam hal ini Badan Ketahanan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Kabupaten Kediri menyelenggarakan Pelatihan Budidaya dan Penanganan Pasca Panen Nanas. Pada masa yang akan datang diharapkan buah Nanas serta hasil olahannya menjadi ikon dan buah tangan sebagai pelengkap dalam paket wisata unggulan Kabupaten Kediri yaitu Wisata Gunung Kelud. Hal ini sangat memungkinkan karena lokasi Wisata Gunung Kelud melewati wilayah kecamatan Ngancar. Dalam pelaksanaan pelatihan, dihadirkan narasumber yang kompeten dibidang budidaya Nanas, penanganan pasca panen, pembuatan produk olahan dari buah Nanas serta manajemen pasar dan pemasaran. Nanas dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah, yang penting drainase dan aerasi tanah cukup baik. Sinar matahari, kelemban udara tinggi, kondisi ini untuk mengurangi kehilangan air melalui transpirasi daun. Demikian kalimat pengantar Endro Puji Atmoko, SP. pada materi pertama Pelatihan Budidaya dan Penanganan Pasca Panen Nanas yang dilaksanakan pada tanggal 2 - 4 Oktober 2012. Pelatihan yang digelar di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Ngancar ini diikuti oleh 40 orang petani Nanas dan petugas. Narasumber lain yang hadir adalah Ir. Yusuf Wibisono, MMA (Pengembangan Kawasan Buah), Karuniawan Puji Wicaksono, SP. MP. PhD (Pertanian Organik), Ir. Kurniawan Sigit Wicaksono, MMA. (Pemakaian Pupuk Organik pada Budidaya Nanas), Mariyati / KWT (Pengenalan Aneka Olahan Nanas) dan Sulardi, SE (Pemasaran Nanas). Kegiatan yang bersumber dana pada APBD Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2012 ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan petani dalam budidaya buah Nanas dan penanganan pasca panen serta membuat produk olahan dari buah Nanas sesuai dengan rekomendasi teknis www.kedirikab.go.id