Loading...

Pelatihan Pembibitan Manggis Akar Ganda

Pelatihan Pembibitan Manggis Akar Ganda
Permintaan buah manggis kian hari kian meningkat, tetapi kelompoktani tidak dapat memenuhi permintaan tersebut karena beberapa hal antara lain: 1. Sebagai tanaman pekarangan, perawatan kurang intensif, 2. Usia tanaman sudah tua, 3. Penanganan buah manggis masih tradisional sehinnga mutu buah manggis yang dihasilkan rendah 4. Penangan hama dan penyakit masih ala kadarnya 5. Masa produksi yang relative lama (umur tanaman 8 - 10 tahun) Desa Karang Melok dan Desa Kemirian Kecamatan Tamanan sebagai salah satu sentra tanaman manggis di Kabupaten Bondowoso, mulai merintis pengembangan tanaman manggis dengan teknik akar ganda. Penggunaan tanaman manggis dengan teknik akar ganda diharapkan memperbaiki sistem perakaran manggis dengan harapan dapat dapat mempercepat pertumbuhan, sekaligus juga mempercepat masa produksi tanaman manggis yang pada akhirnya akan dapat dengan segera memenuhi permintaan pasar. Dengan difasilitasi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso, kelompoktani melakukan pelatihan teknik akar ganda pada tanaman manggis. Ir. Gamal Pranoto dari BPTP Karang Ploso Malang didatangkan khusus untuk memberikan pelatihan teknik akar ganda pada tanaman manggis. Pelatihan tersebut selain diikuti oleh anggota kelompoktani dari Desa Karang Melok juga diikuti oleh anggota kelompoktani dari Desa Kemirian dan Desa Pucanganom. Ir. Ach. Ayib Rasyidi, MSi selaku Kepala Bidang Tanaman Hortikultura pada Dinas Pertanian berharap setelah menguasai teknik pembibitan akar ganda pada tanaman manggis, diharapkan untuk masa-masa yang akan datang kelompoktani sudah dapat membuat teknik akar ganda dengan memanfaatkan tanaman yang masih sekerabat dengan manggis. Diharapkan juga kelompoktani yang sudah memperoleh pelatihan pembibitan manggis dengan teknik akar ganda untuk segera menerapkan ilmu dan keterampilan mereka, sehingga Kecamatan Tamanan dapat dengan segera menjadi sentra buah manggis dengan mutu yang baik. Penulis: Sigit Zulkarnain Penyuluh Pertanian Madya