Loading...

PELATIHAN PEMBUATAN SCORE ORGANIK, ALTERNATIF FUNGISIDA SEKALIGUS BOOSTER KUALITAS DAN KUANTITAS HASIL TANAMAN PADI

PELATIHAN PEMBUATAN SCORE ORGANIK, ALTERNATIF FUNGISIDA SEKALIGUS BOOSTER KUALITAS DAN KUANTITAS HASIL TANAMAN PADI
Banyaknya jenis penyakit tanaman padi yang mungkin disebabkan oleh jamur dengan potensi kerugiannya menyebabkan pentingnya antisipasi dini. Hal tersebut harus didukung dengan kapasitas petani yang memadai dalam mengadopsi teknologi yang efektif dan efisien sebagai solusinya. Penggunaan score adalah salah satu yang paling populer. Score dikenal sebagai fungisida untuk mencegah serangan jamur. Namun, penggunaannya juga memberikan efek booster pada hasil bulir yang tampak lebih berisi dan mengkilap. Oleh karenanya, penggunaan score semakin intensif di kalangan petani. Mengingat harganya yang relatif mahal dibandingkan dengan minat petani dalam penggunaanya, pembuatan score organik menjadi penting sebagai solusi. Score organik dapat dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan dengan biaya relatif murah sehingga dapat menekan biaya produksi. Selain itu, score organik relatif lebih aman dan ramah lingkungan. Berkenaan dengan hal itu, Tim Teknis BP Kecamatan Kebumen menyelenggarakan pelatihan pembuatan score organik yang diikuti oleh anggota Gapoktan Subur Makmur Kelurahan Selang. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (4/10) dipandu oleh PPL Kecamatan Kebumen, Tuti Wakhidatun, A.Md., dilakukan dengan langsung melibatkan para petani dari Gapoktan Subur Makmur Kelurahan Selang untuk turut serta melakukan praktik pembuatannya. Score organik dibuat dengan bahan-bahan yang terdiri dari:1. 1 Kaleng susu kental manis2. 1 Liter Air Kelapa3. ½ Kg Telor4. ¼ Kg Gula Merah5. 1 Ons Bawang putih6. 1 Ons Kunyit7. 1 Ons jahe8. 1 Ons LengkuasSusu, telur, gula merah, dan air kelapa diblender kemudian dicampur dengan campuran langsung atau perasan bawang putih, kunyit, jahe, dan lengkuas yang juga telah diblender terlebih dahulu atau. Campuran dikocok hingga homogen kemudian ditutup rapat. Selama minimal 24 sampai degan 1 minggu jam campuran didiamkan agar terjadi fermentasi yang sempurna. Selama proses tersebut, jika botol menggembung maka tutup botol harus dibuka. Selanjutnya, campuran dikocok atau diaduk-aduk untuk mengeluarkan muatan gas di dalamnya agar botol tidak meledak. Sesuai dengan fungsi dan efek boosternya, score organik baik diaplikasikan pada tanaman padi yang mulai bunting sampai dengan masak susu. Penggunaanya dilakukan dengan pengenceran pada dosis 6-7 sendok atau setengah gelas per tangki. Dari sisa penggunaanya, score organik dapat disimpan sampai dengan 3-4 bulan pada suhu kamar. Penggunaan score organik ini merupakan bentuk penambahan hormon eksogen yang mengandung zat pengatur tumbuh (ZPT). Pada pertanian modern, ZPT banyak digunakan untuk meningktkan kualitas serta kuantitas produk. Petani menyambut baik potensi pemanfaatan score organik. Diharapkan, adopsi score organik ini menjadi alternatif yang cukup efektif sekaligus sebagai upaya meningkatkan usaha tani padi yang lebih berorientasi pasar. Dengan efek booster-nya, petani dapat menekan biaya produksi namun dengan hasil panen yang lebih memenuhi kriteria pasar secara fisik di mana hal tersebut selama ini seringkali menjadi kendala besar yang menghambat penetrasi pasar bagi produk petani secara langsung. (Tuti Wakhidatun)