Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi Jawa Tengah turut serta mendukung adanya program "Bali Ndeso Mbangun Deso" di mana kegiatan salah satunya adalah Program pembangunan kewilayahan yang telah diisyaratkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), yaitu Model Pembangunan Kewilayahan (Spatial Development Approach).Tumbuh dan berkembangnya kelompok - kelompok dalam masyarakat umumnya didasarkan atas adanya kepentingan dan tujuan bersama, sedangkan kekompakan kelompok tersebut tergantung pada faktor pengikat yang dapat menciptakan keakraban individu-individu yang menjadi anggota kelompok. Dalam penumbuhan kelompok ini diperlukan partisipasi anggotanya serta kemampuan untuk menjalin jejaring usaha dalam bentuk kemitraan dengan pihak lain dalam rangka penguatan dan eksistensi kelembagaan. Dalam rangka mendukung program tersebut Set Bakorluh Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Pelatihan Pendidikan Kemasyarakatan (Pelatihan Kelompok Petani Kecil/ KPK) di Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 8 s.d. 10 Oktober 2012 bertempat di Aula Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Kudus yang diikuti oleh 30 orang kelompok petani kecil yang berada di wilayah Kabupaten Kudus. Dengan materi sebagai berikut: 1. RPL (Rumah Pangan Lestari), 2. Kelembagaan Petani, 3. Menumbuhkan Kemitraan, 4. Pengelolaan Keuangan, 5. Prosedur Pendirian Koperasi, 6. Dasar-Dasar Kewirausahaan, 7. Proposal Pelatihan, 8. Analisa Usaha Tani, 9. Pengelolaan Kelompok, 10. Kebiasaan Menabung, 11. Manajemen Partisipatif, dan 12. Pemecahan Masalah. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pembekalan bagi Kelompok Petani Kecil tentang dasar, tugas, fungsi serta kegiatan yang seharusnya dilakukan dalam upaya meningkatkan kesejahteraannya, meningkatkan pengetahuan tentang hak dan kewajiban kelompok petani kecil, menumbuhkembangkan kepemimpinan, jiwa kewirausahaan dan kemampuan manajerial anggota Gapoktan/Poktan agar mampu bersaing di pasar global, serta meningkatkan kapasitas Kelompok Petani Kecil dalam pengelolaan administrasi dan manajemen keuangan serta melakukan analisis setiap yang diusahakan. Kegiatan Pelatihan manajemen Partisipatif bagi Kelompok Petani Kecil ini menggunakan metode pertemuan/apresiasi, ceramah, diskusi, penugasan, curah pendapat. Fasilitator kegiatan Pelatihan manajemen Partisipatif bagi Kelompok Petani Kecil adalah Penyuluh Kabupaten dan Koordinator penyuluh setiap kecamatan di Kabupaten Kudus, yaitu; 1. Ir. Budi Sulistiyanto, 2. Abu Haris Abdillah, SP, 3. Sugiharto, SP, 4. Budi Kartiko, SPKP, 5. Sunarto, SP, 6. Hardjono, SP, 7. Abdul Rofik, SPKP, 8. Ir. Haryati Wijaya, 9. Apin Supriyatna, SP, 10. Ir. Argo Sunanto SP, 11. Moch. Tarom, Amd dan 12. Eko Mimi Rudatin, SP. Adapun fasilitator dipilih karena dianggap telah memiliki kepribadian sebagai tenaga pelatih, menguasai substansi/materi yang diajarkan, menguasai metode pembelajaran dengan pendekatan andragogi serta mampu menyusun dan menggunakan modul sebagai bahan ajar. Kepanitiaan dalam penyelenggaraan Kegiatan Pelatihan manajemen Partisipatif bagi Kelompok Petani Kecil di Kabupaten Kudus sebagai berikut : Penanggung Jawab oleh Bapak Ir. Wardoyo, diketuai oleh Ibu Minaroh, SP, Sekretaris oleh Sdr. Indri Subekti Priyandani, SP serta anggota Sdr. Tuti Handayani, Amd dan Sdr. Sadyoningsih, Amd. Pelatihan Kelompok Petani Kecil ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan mereka (petani) untuk lebih memanfaatkan peluang yang ada menjadi suatu kekuatan dalam berusaha baik on farm maupun off farm. Sementara fasilitator telah menyampaikan dengan maksimal sesuai dengan tema/ materi yang dibebankan. Karena mengandung unsur positif diharapkan kegiatan pelatihan ini ada tindak lanjutnya, sehingga kegiatan bagi kelompok petani kecil lebih kreatif dan menemukan hal-hal baru (inspirasi/ inovasi). Misalnya dengan studi banding antar kabupaten/ kota di Provinsi Jawa Tengah. Indri Subekti P, SP (Penyuluh Pertanian Kab. Kudus)