PELATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN MASYARAKAT KAWASAN HUTAN
Kabupaten Lombok Timur sebagian besar kehidupan masyarakatnya sangat tergantung pada lahan pertanian dan kehutanan. Kondisi lahan pertanian yang marginal, kurangnya lapanan pekerjaan dan terbatasnya keterampilan menyebabkan rendahnya tingkat sosial ekonomi masyarakat sehingga mendorong terjadinya pencurian kayu; penggembalaan liar dan bibrikan/penyempitan di lahan hutan. Sejalan dengan terjadinya pergeseran paradigma pembangunan ke arah demokratisasi ekonomi serta adanya krisis ekonomi, di lain pihak banyaknya jumlah penduduk miskin di kawasan hutan, telah menimbulkan kesan dan pergeseran penilaian masyarakat di sekitar hutan bahwa pengelolaan hutan bersifat footlose industry (tidak berdampak ekonomi pada wilayah sekitarnya). Akibatnya apabila tidak ada upaya-upaya mengantisipasinya, maka dalam jangka panjang menimbulkan permaslahan pokok yakni : kerusakan hutan, tingkat erosi yang cukup tinggi dan kemiskinan masyarakat di sekitar hutan. Berdasarkan kenyataan tersebut, maka yang menjadi permasalahan adalah bagaimana menyusun model pengelolaan hutan yang mampu menjawab tantangan paradigma baru yakni : efisiensi pengelolaan dan kelestarian sumber daya dengan lebih memberdayakan masyarakat sekitar hutan sekaligus berdampak terhadap pembangunan wilayah di sekitar hutan. Sehubungan dengan hal tersebut, maka dalam rangka meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan akan dilakukan pelatihan keterampilan masyarakat petani di sekitar kawasan hutan dengan harapan melalui pemberdayaan masyarakat sekitar dapat meningkatkan produktivitas lahan sehingga kesejahteraannya dapat diwujudkan. Tujuan secara umum dilaksanakannya Pelatihan Peningkatan Keterampilan Masyarakat Kelompok Tani Gawah Duren Desa Lenek Daya Kecamatan Aikmel ini adalah meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan serta memulihkan dan meningkatkan produktivitas lahan agar kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan. Untuk mewujudkannya diperlukan penguatan kelembagaan baik kelembagaan kelompok tani serta peningkatan kemampuan sumber daya manusianya. Pelatihan ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari mulai tanggal 19 s/d 23 September 2011 bertempat di Lokasi Kelompok Tani Gawah Duren Desa Lenek Daya Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur. Peserta pelatihan sebanyak 30 (tiga puluh) orang terdiri dari pengurus dan anggota Kelompok Tani Gawah Duren Desa Lenek Daya Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur. Peserta berasal dari 3 (tiga) dusun yaitu : - Dusun Gawah Duren sebanyak : 14 orang - Dusun Timba Bone : 9 orang - Dusun Lilir : 7 orang Pelaksanaan Pelatihan Keterampilan Masyarakat Propinsi NTB Tahun 2011 dilaksanakan sesuai dengan rencana yaitu di Desa Lenek Daya Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur selama 5 (lima) hari mulai tanggal 19 s/d 23 September 2011. Kegiatan pelatihan dilaksanakan mulai dari pikul 08.00 s/d 17.30 Wita. Materi pelatihan disampaikan oleh Narasumber yang berasal dari instansi/lembaga terkait antaa lain BP4K Kabupaten Lombok Timur, Dinas Kehutanan dan Perkebunan dan Lembaga Petani (P4S). Materi yang disampaikan dalam pelatihan tersebut terdiri dari : 1. Materi Pokok yaitu : a. Teknik Pembibitan Tanaman b. Penanaman dan Pemeliharaan Tanaman c. Teknik Pembuatan Pupuk Organik 2. Materi Penunjag yaitu : a. Kebijakan Penyuluhan Kehutanan b. Dinamika Kelompok c. Budidaya Lebah Madu Selama pelaksanaan pelatihan isu-isu aktual yang berkembang berkisar pada bagaimana cara atau teknik budidaya tanamn yang baik sehingga dapat mendukung ketahanan pangan, kelestarian lingkungan hidup dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tingkat kehadiran peserta mencapai 100%. Peserta pelatihan sangat aktif mengikuti materi yang disampaikan oleh narasumber, hal ini ditunjukkan dengan banyaknya diskusi-diskusi yang berlangsung baik menyangkut materi-materi yang disampaikan oleh narasumber maupun hal-hal diluar materi, namun masih berkaitan dengan budidya pertanian dalm arti luas. Kesimpulan dari hasil pelatihan adalah : 1. Kebijakan penyuluhan kehutanan diarahkan untuk pencapaian empat aspek pembangunan pertanian dalam arti luas yang meliputi aspek teknik budidaya yang baik, aspek ketahanan pangan, aspek sosial ekonomi dan aspek kelestarian lingkungan hidup. 2. Pelatihan Peningkatan Keterampilan Masyarakat Kelompok Tani Gawah Duren Desa Lenek Daya Kecamatan Aikmel merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan serta memulihkan dan meningkatkan produktivitas lahan agar kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan. 3. Perlu dikembangkan model pengelolaan hutan yang mampu menjawab paradigma baru yakni : efisiensi pengelolaan dan kelestarian sumberdaya dengan lebih memberdayakan masyarakat sekitar hutan sekaligus berdampak terhadap pembangunan wilayah di sekitar hutan. ( Jamiluddin,S.ST/BP4K Kab.Lotim).