Loading...

Pelayanan Partus Pada Sapi Betina

Pelayanan Partus Pada Sapi Betina

Melahirkan ternak sapi adalah proses alami tiga tahap (pembukaan, pengeluaran anak, pengeluaran plasenta) yang memerlukan pengawasan ketat peternak, terutama sapi dara, dengan memastikan kandang bersih, nyaman, serta siap sedia perlengkapan (pelumas, rantai, yodium) untuk intervensi jika terjadi kesulitan seperti posisi abnormal atau kegagalan melahirkan dalam 4 jam setelah kantung air pecah, dengan tujuan akhir memastikan keselamatan induk dan pedet. 

Tiga Tahap Utama Partus Sapi:

  1. Tahap Pertama (Persiapan): Dimulai dengan kontraksi rahim dan pelebaran serviks (leher rahim), ditandai dengan keluarnya lendir tebal dari vulva. Sapi mungkin gelisah, sering berdiri dan rebah, dan menunjukkan peningkatan aktivitas mengejan.
  2. Tahap Kedua (Pengeluaran Anak): Anak sapi keluar dari jalan lahir, ditandai dengan munculnya kaki depan dan hidung terlebih dahulu (posisi normal). Tahap ini relatif cepat pada kelahiran normal.
  3. Tahap Ketiga (Pengeluaran Plasenta): Terjadi setelah anak sapi lahir, biasanya dalam 6-12 jam, di mana plasenta (selaput ketuban) akan terlepas dan keluar. 

Perawatan Pasca sapi betina melahirkan yaitu Induk sapi perlu dirawat setelah melahirkan, termasuk memastikan plasenta keluar semua, membersihkan area, dan memberikan kolostrum (susu pertama) kepada pedet untuk nutrisi dan kekebalan tubuh.  Pentingnya Kebersihan area reproduksi sangat penting untuk mencegah infeksi setelah melahirkan, kemudian di injek vitamin agar kembali normal pasca melahirkan.