PELAYANAN VAKSINASI JEMBRANA DAN PMK OLEH TIM KESEHATAN HEWAN DI KECAMATAN BATHIN SOLAPAN KABUPATEN BENGKALIS
Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama Kelompok Tani terutama Petani/Peternak di Kecamatan Bathin Solapan, Unit Pelayanan Teknis Balai Penyuluh Pertanian (UPT-BPP) yang pimpin oleh Ibuk Eta Aneta, SH Kecamatan Bathin Solapan menyediakan pelayanan Vaksinasi Jembrana dan PMK Oleh Tim Kesehatan Hewan yang dipimpin Oleh Drh. Saifullah dan kawan-kawan untuk menjamin pelayanan kesehatan hewan yang ada di Kecamatan Bathin Solapan. Vaksinasi Jembrana (JD) dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan kegiatan rutin setiap tahun dilaksanakan Oleh Dinas DPHP Kabupaten Bengkalis yang dilaksanakan disetiap kecamatan terutama Kecamatan Bathin Solapan yang dilaksanakan oleh UPT dan Tim Kesehatan Hewan di Kecamatan, untuk menjamin kesehatan hewan dari Virus Jembrana dan PMK, karena penyakit ini sampai saat ini masih merupakan penyakit hewan strategis yang perlu diwaspadai yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi masyarakat peternak sapi. Pencegahan penyakit Jembrana dapat dilakukan dengan melakukan Vaksinasi dan peningkatan daya tahan tubuh sapi. Vaksinasi Jembrana diberikan dua kali setahun. Vaksin kedua (booster) diberikan satu bulan sejak vaksin pertama. Peningkatan daya tahan tubuh sapi dapat dilakukan dengan memperhatikan kesehatan ternak. Mejaga kesehatan sapi dilakukandengan pemberian pakan yang cukup, memberikan suplemen dan memelihara sapi pada kandang yang bersih dan layak. Selain itu pencegahan dapat dilakuakan dengan melakukan penyemprotan pada kandang dan peralatan kandang dengan disinfektan dan anti sertangga. Selain itu akibat dari peningkatan Jembrana dapat juga disebabkan lalu lintas ternak yang keluar ataupun masuk ternak dari daerah endemik jembrana, sehingga dibutuhkan pencegahan dengan vaksinasi teru menerus. Disamping itu Vaksinasi PMK juga sangat dibutuhkan terutama pada ternak bekuku belah terutama sapi, kambing dan domba. Meskipun Penyakit PMK tidak menular kepada manusia, sehingga ternak yang terkena penyakit mulut dan kuku masih dapat dikonsumsi. Namun bagian mulut, lidah, Jeroan dan kaki tak layak untuk dikonsumsi. Untuk mendukung pelayanan vaksinasi Jembrana dan MPK, diperlukan partisipasi dan kerjasama terutama dari peternak itu sendiri agar terlasananya vaksinasi dapat berjalan dengan baik, serta dedikasi dari petugas kesehatan hewan yang tinggi.