Sebagai tanaman asli Indonesia, bunga kenanga sudah kesohor sebagai bunga yang menghasikan wewangiian alami. Tak heran bila bunga kenanga selalu laku. Sebagai bunga segar kenanga bisa dijual langsung ke pedagang dengan harga untuk di daerah sekitar Rp 5-7 ribu/per kg, sedangkan di Jakarta di pasar Rawa belong harga bunga segar kenanga mencapai R10.000 /kg. Apabila disuling menjadi minyak Atsiri, maka harganya mencapai 500-800 ribu/kg. minyak atsiri ini adalah merupakan bahan baku utama sebagai macam parfum, tak heran bila pasar Dunia selalu terbuka. Hebatnya tidak seperti tanaman lain yang membutuhkan perawatan, budidaya kenanga praktis tidak membutuhkan perawatan, namun tiap hari bisa dipetik bunganya. Maklum tanaman kenanga berbunga setiap saat tanpa mengenal musim. Anda memiliki sedikit lahan disekitar rumah Anda? Tanamilah pohon bunga kenanga. Bunga kenanga yang berwarna kuning dan berkelopak 6helai itu memiliki harum yang khas yang juga merupakan baku minyak atsiri. Minyak atsiri merupakan bahan utama parfum- parfum mahal yang yang diproduksi perusahaan- perusahaan parfum internasional. Tak heran bila kebutuhan minyak atsiri dunia terus naik. Namun bila Anda belum siap menjadi pengusaha penyulingan minyak Atsiri atau di sekitar Anda belum ada perusahaan penyulingan , maka hasil panen bunga kenanga segar bisa Anda jual langsung ke pasar dengan harga sekitar Rp 5.000/kg untuk daerah dan sekitar Rp 10.000/ di Jakarta. Bunga segar ini biasanya digunakan dari mulai nyekar di pemakaman sampai dengan untuk pesta perkawinan, dan juga digunakan untuk bahan wewangian alami di tempat- tempat spa. Sementara itu apabila lebih lanjut melalui penyulingan dan menghasilkan minyak yang disebut dengan minyak atsiri, maka harganya cukup mahal yaitu dengan harga mulai dari Rp 500-800ribu ( berfluktuatf). Menurut Dr. Meika Syahbana Rusli, Seketaris Eksekutif Dewan Atsiri Indonesia ( DAI) potensi pasar minyak harum ini banyak diminati pangsa pasar ekspor. Malah hingga kini hampir 90% produkminyak atsiri ditujukan untuk komoditas ekspor sebagai bahan baku wewangian, industri kosmetika farmasi dan food beverage. Budi daya di Mana saja. Melihat besarnya potensi atsiri sebagai komoditas ekspor, bunga yang nama latinya Canangium ordoratium ini, kembali marak dibudi dayakan. Pada dasarnya kenanga dapat dibudidayakan di manapun, selama tanah untuk menanam subur dan memiliki ketinggian 25- 1.000 meter dpl. Bukan hanya itu, cara budidaya pun terbilang mudah, karena tidak memerlukan perawatan, dan makin tua bukan malah surut bunganya, tapi makin banyak dan makin berkualitas. Agar menghasilkan minyak atsiri yang banyak, maka bunga kenanga yang digunakan haruslah bunga kenanga yang memiliki ketinggian pohon 5-10 meter dengan umur tanaman sekitar 5 tahun. Sampai saat ini yang terkenal sentra terbesar kenanga adalah Blitar -Jawa Timur, Boyolali dan Borobudur Magelang-Jwa Tengah, meskipun ada daerah lain seperti BNanten- Jawa Barat dan beberapa daerah di Jawa Timur. Kustono, mantra pertanian kecamatan Borobudur, Jawa tengah mengatakan pembudidaya kenanga masih dilakukan secara generatif secara rumahan dengan cara menanam biji kenanga, meskipun sebenarnya kenanga bisa dibudidaya secara vegetatif melalui cangkok dan stek. Dengan mudahnya perawatan, tak heran bila hampir sebagian penduduk di beberapa daerah seperti Boyolali, Blitar Bantul, Ambarawa, Magelang, dan Porwadadi- Jawa Tengah membudidaya kenanga sebagai usaha sampingan yang cukup menguntungkan. Contoh saja Nur Kodir, pembudidaya kenanga di Desa Kedungan1, Kecamatan Borobudur, Kab. Magelang- Jawa Tengah ini mampu menghasilkan bunga kenanga 5kg/ hari yang dijual ke pengepul dengan harga Rp 5.000. dengan 16 pohon kenanga miliknya ia mampu mendapat pendapatan Rp 1,5 juta sebulan. Pendapatan tersebut dikatakan Kodir sudah jadi pendapatan bersih karena tidak ada biaya oprasional yang dikeluarkannya. " Jadi untungnya bisa 100%, " lanjutnya. PELUANG EKSPOR Mata rantai budidaya bunga kenanga ini dimulai dari pembudidaya rumahan skala kecil yang bisa menghasilkan 2-10kg bunga kenanga per hari yang dijual pada pengepol yang selanjutnya pengepol tersebut memasok bunga kenanga ke tempat penyulingan. Di tempat penyulingan ini pula dihasilkan minyak bunga kenanga yang masih berwarna hitam kecoklatan serta masih keruh karena teknik penyulingan masih sederhana. Dari tangan penyuling seperti Mugimen, minyak atsiri dip roses lebih lanjut di industri penyulingan seperti Djasula Wangi dan Petrokimia - Gresik sehingga bisa menjadi produk turunan siap ekspor ke manca Negara seperti India, Singapura, China, Perancis, Jerman, dan Ingris, Brazil hingga Amerika Serikat. Melalui Industri penyulingan akan dihasilkan produk turunan minyak Atsiri yang banyak digunakan sebagai bahan baku wewangian industri kosmetik, farmasi dan food beverage sebagai flavor/ aroma. Dengan peluang pasar minyak Atsiri yag terbuka lebar, maka Anda yang mungkin tadinya hanya menjadikan usaha budidaya pohon kenanga sebagai sampingan , mungkin Anda bisa tingkatkan menjadi pengusaha penyulingan minyak kenanga. Selanjutnya Anda bisa menjual hasil penyulingan minyak kenanga tersebut ke pabrik- pabrik penyulingan besar untuk diolah lebih lanjut atau dijernihkan sehingga menjadi minyak atsiri, sebelum diekspor ke berbagai Negara. Keuntungan Anda menjadi pengusaha penyulingan ini sekitar 20-30 persen dari omzet. Sementara itu bila Anda hanya memilih sebatas seagai pembudidaya kenanga, maka sudah pasti Anda bisa untung 100persen. Maklum budidaya kenanga tidak membutuhkan perawatan sama sekali. Penulis : Agus Hariyadi, Penyuluh Pertanian Pusat Sumber : tangan Petani pemanfaatan lahan kosong