Loading...

Pemanfaatan ALSINTAN Pompa Air

Pemanfaatan ALSINTAN Pompa Air

PEMAMFAATAN ALSINTAN POMPA AIR

 

Pemanfaatan Alsintan (Alat dan Mesin Pertanian) bertujuan meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan mengurangi biaya produksi pertanian dengan mempercepat proses dari pengolahan lahan hingga pascapanen, melalui modernisasi seperti traktor, combine harvester, dan power thresher,  pompa air

Mamfaat utama pemamfaatan Alsintan:

1.      Efisiensi Waktu & Tenaga Kerja

2.      Peningkatan Produktivitas & Kualitas

3.      Penekanan Biaya Produksi

4.      Meningkatkan Pendapatan Petani

5.      Mendorong Modernisasi Pertanian

 

Pemanfaatan alsintan pompa air bertujuan untuk irigasi pertanian (mengairi sawah tadah hujan/kekeringan, perluasan areal tanam, dan pendukung sistem pertanian modern seperti hidroponik, sehingga meningkatkan produktivitas, menghemat biaya, dan mengatasi kendala air akibat perubahan iklim/kemarau.

 

Mamfaat utama Pompa Air :

·       Pengairan Sawah: Memindahkan air dari sumber (sumur, dalah, mata air) ke lahan sawah saat musim kemarau atau irigasi tidak cukup untuk mendukung program Perluasan Area Tanam (PAT).

  • Pengairan Sawah: Memindahkan air dari sumber  ke lahan sawah saat musim kemarau atau irigasi tidak cukup, mendukung program Perluasan Area Tanam (PAT).
  • Menghemat Biaya & Tenaga: Mengurangi ketergantungan pada irigasi konvensional dan tenaga manual, serta menghemat biaya produksi.
  • Antisipasi Kekeringan: Solusi untuk mengatasi masalah kekeringan akibat perubahan iklim. 

Pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa pompa air dalam program  oleh Kementerian Pertanian (Kementan) dalah inisiatif strategis untuk mengatasi kekeringan, meningkatkan indeks pertanaman (IP), dan mendorong produksi pangan nasional. 

 

·       Peningkatan Indeks Pertanaman (IP): Tujuan utama program ini dalah mengubah lahan pertanian yang sebelumnya hanya bisa tanam satu kali setahun (IP 100) menjadi dua kali (IP 200).

·       Perluasan Areal Tanam: Penggunaan pompa air untuk mengairi lahan-lahan yang sebelumnya sulit mendapatkan sumber air alami, terutama di daerah tadah hujan atau yang jauh dari saluran irigasi primer, sehingga memperluas areal tanam yang produktif.

·       Antisipasi Darurat Pangan: Kegiatan pompanisasi merupakan antisipasi darurat pangan, terutama dalam menghadapi musim kemarau panjang, dan memastikan ketersediaan air yang cukup untuk tanaman.

·       Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas: Alsintan pompa air membantu distribusi air secara efisien dari sumber air ke lahan pertanian, memastikan tanaman mendapatkan jumlah air yang cukup sesuai kebutuhan, yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas hasil panen.

Untuk mendukung program perluasan areal tanam (PAT) di kecamatan Tarutung kabupaten Tapanuli Utara, Dinas Pertanian Tapanuli Utara melaksanakan Penyaluran pompa air sebanyak 15 Unit yang dimamfaatkan oleh kelompok tani untuk pengairan lahan sawah seluas 150 ha

Secara ringkas, pompa air adalah komponen kunci dalam strategi pemerintah untuk mencapai target produksi pangan dengan memastikan manajemen air yang efektif dan efisien di tingkat petani.