Loading...

PEMANFAATAN CENGKEH UNTUK OBAT (Bag.1)

PEMANFAATAN  CENGKEH UNTUK OBAT (Bag.1)
Cengkeh merupakan tanaman rempah yang termasuk dalam komoditas sektor perkebunan, yang mempunyai peranan cukup penting, antara lain sebagai penyumbang pendapatan petani dan sebagai sarana untuk pemerataan wilayah pembangunan serta turut serta dalam pelestarian sumber daya alam dan lingkungan . Cengkeh (Syzygium aromaticum (L) Merr & Perry), disebut cloves (bahasa Inggris), adalah tangkai bunga kering beraroma dari keluarga pohon Myrtaceae. Cengkeh adalah tanaman asli Indonesia, banyak digunakan sebagai bumbu masakan pedas di negara-negara Eropa, dan sebagai bahan utama rokok kretek khas Indonesia. Cengkeh ditanam terutama di Indonesia (Kepulauan Banda) dan Madagaskar; selain itu juga dibudidayakan di Zanzibar, India, dan Sri Lanka. Tanaman cengkeh di Indonesia lebih kurang 95% diusahakan oleh rakyat dalam bentuk perkebunan rakyat yang tersebar di seluruh provinsi. Sisanya sebesar 5% diusahkan oleh perkebunan swasta dan perkebunan Negara. Cengkeh dapat digunakan sebagai bumbu, baik dalam bentuknya yang utuh atau sebagai bubuk. Bumbu ini digunakan di Eropa dan Asia. Terutama di Indonesia, cengkeh digunakan sebagai bahan rokok kretek. Cengkeh juga digunakan sebagai bahan dupa di China dan Jepang. Cengkeh termasuk jenis tumbuhan perdu yang dapat memiliki batang pohon besar dan berkayu keras, cengkeh mampu bertahan hidup puluhan bahkan sampai ratusan tahun , tingginya dapat mencapai 20 -30 meter dan cabang-cabangnya cukup lebat. Cabang-cabang dari tumbuhan cengkeh tersebut pada umumnya panjang dan dipenuhi oleh ranting-ranting kecil yang mudah patah . Mahkota atau juga lazim disebut tajuk pohon cengkeh berbentuk kerucut . Daun cengkeh berwarna hijau berbentuk bulat telur memanjang dengan bagian ujung dan panggkalnya menyudut, rata-rata mempunyai ukuran lebar berkisar 2-3 cm dan panjang daun tanpa tangkai berkisar 7,5 -12 cm. Pengolahan Cengkeh untuk Obat Tanaman cengkeh sudah banyak dibudidayakan untuk diambil bunga dan minyaknya. Minyak cengkeh mempunyai efek farmakologi sebagai stimulant, anastetik local, karminatif, antiemetic, antiseptic dan antipasmodik (Perry dan Metzger, 1990). memperbaiki pencernaan. Berikut ini beberapa Khasiat Cengkeh untuk obat tradisional mengatasi berbagai penyakit. Menghitamkan alis mata Cara membuat dan Menggunakan: 5 - 7 biji bunga cengkeh kering dibakar sampai hangus, kemudian ditumbuk sampai halus dan ditambah dengan minyak kemiri secukupnya. Oleskan pada alis mata setiap sore hari. Mengobati Campak Cara membuat dan Menggunakan: 10 Biji bunga cengkeh direndam air masak semalam kemudian ditambah dengan gula batu dan diaduk sampai merata. Lalu diminum sedikit demi sedikit secara teratur. Menambah Denyut Jantung Cara membuat dan Menggunakan: Bunga cengkeh yang sudah kering, dikunyah disesap airnya, dilakukan setiap hari. Minyak cengkeh dapat memperkuat lendir usus dan lambung serta menambah jumlah darah putih. Mengatasi sakit gigi Cara membuat dan Menggunakan: Gigi yang berlubang disumbat dengan kapas yang telah diteteskan dengan minyak cengkeh. Atau, 10 butir cengkeh disangrai sampai halus, lalu digiling halus, dimasukkan pada lubang gigi secukupnya, lalu ditutup dengan kapas. Lakukan dua kali sehari. Menghilangkan bau mulut Cara membuat dan Menggunakan: 10 butir cengkeh dicuci lalu diseduh dengan 200 cc air panas, diamkan selama lima menit. Kemudian, disaring dan airnya dipakai untuk kumur - kumur, lakukan setiap hari secara rutin. Mengatasi sinusitis Cara membuat dan Menggunakan: Cengkeh secukupnya dikeringkan, digiling sampai menjadi bubuk, lalu ditiupkan ke hidung dengan menggunakan sedotan dengan ukuran secukupnya. ( Oleh: Nanik Anggoro P/BBP2TP; Sumber: Sumber: Diversifikasi penggunaan cengkeh oleh Nanan Nurdjanah, 2004; dan www.zonakesehatan.com/cengkeh,2011.)