Loading...

PEMANFAATAN JERAMI PADI SEBAGAI PUPUK ORGANIK

PEMANFAATAN JERAMI PADI SEBAGAI PUPUK ORGANIK
Permasalahan pupuk hampir selalu muncul setiap tahun anatar lain adalah kelangkaan pupuk di musim tanam dan harga pupuk yang cenderungmeningkat.Untuk solusi mengatsi maslah ini adalah dengan menabahkan bahan organik/kompos ke lahan lahan sawah. Mkompos harus ditambahkan dalam jumlah yang cukup hingga kandungan bahan organik kembali ideal seperti semula. Petani melupakan salah satu sumber bahan yang dapat mempertahankan kesuburan dan bahan organik tanah, yaitu JERAMI. Pemanfaatan jerami sisa panen padi untuk kompos secara bertahap dapoat mengembalikan kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas padi.Setelah panen padi petani umumnya mebakar jeraminya karena dianggap mengganggu dalam pengolahan lahan terutama jika mengunakan traktor, petani tidak menyadari dengan membakar jerami setiap musim terjadi kehlanagn bahan organik yang cukup tinggi pada lahannya.Di dalam jerami terdapat unsur hara yang berguna untuk tanamanseperti nitrogen dan kalium sehingga dapat memebntu menggantikan pupuk urea dan Kcl. Dengan ,mengemablikan jerami padi kelahan sawah, petani dapat menhemat biaya pupuk karena tidak perlu membrikan lagi pupuk urea dan Kcl.Mengembalikan ke lahan sawah akan sangat baik jika jerami tersebut sudah dalam bentuk kompos. Jika jerami padi dikembalikan langsung ke lahan sawah. Pembuisuskan jerami membutuhkan waktu sekitar 1,5 bulan, namun dalam bentuk kompos reaksi di dalam tanah lebih cepat sehingga penanaman dapat dilakaukan dengan seger, selain itu unsur hara cepat tersedia bagi tanaman dan tidaka akan mengangu traktor pada saat pengolahan lahan. Satu ton jerami padi dapat diperoleh ½ ton sampai 2/3 ton kompos. Dengan demikian jika kita inggin membuat 1 ton kompos ,maka bahan baku jerami yang disiapkan sekitar 1,5-2 ton jerami. Kandungan bebrapa unsur hara untuk 1 ton kompos jermai padi adalah : unsur makro Nitogen (N) 2,11%,Fospor (P2O5) 0,64 %, kalium (K2O) 7,7%, Kalsium (Ca) 4,2%,serta unsur mikro Magnesium (Mg) 0,5%, Cu 20ppm,Mn684 ppm dan Zn 144ppm.Komposisi jerami memiliki kandungan hara setara dengan 41,3 kg Urea, 5,8 kg SP36, dan 89,17kg Kcl per ton kompos atau total 136,27 kg NPK per ton kompos kering. Jumlah hara ini kurang lebih dapat memenuhi lebih dari setengahnya kebutuhan pupuk kimia petani. Neneng ratih QurotulaeniSumber:BPTP JABAR seri Tanaman PanganNomor : 04/Leaflet/APBN/2013/NANA S