Loading...

Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sebagai Upaya Pemenuhan Kebutuhan Keluarga

Pemanfaatan  Lahan Pekarangan  Sebagai Upaya Pemenuhan  Kebutuhan Keluarga
PENDAHULUAN Salah satu faktor dari permasalahan krisis pangan di Indonesia yaitu pertambahan penduduk. Peningkatan jumlah penduduk yang pesat dari tahun ke tahun membuat pemenuhan kebutuhan pangan menjadi hal prioritas bagi setiap orang. Untuk meningkatkan gizi terutama pada gizi mikro masyarakat pada umumnya dan keluarga pada khususnya, dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia dilingkungannya, dengan pemanfaatan pekarangan yang dikelola oleh keluarga tani sehingga mudah untuk pemeliharaan dan pemanenan hasilnya. Lahan pekarangan merupakan lahan yang dilmiliki oleh hampir setiap keluarga tani di Indonesia, ini bisa dijadikan modal memproduksi komoditi pangan, pekarangan bila diolah dan dimanfaatkan dengan baik dapat menjadi sumber penghasilan produk bahan makanan untuk keperluansehari-hari. (Widiyastuti,dkk. 2012). Pekarangan adalah sebidang tanah di sekitar rumah (bagian depan,samping maupun belakang) yang mudah di usahakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemenuhan gizi mikro melalui perbaikan menu keluarga, dan biasanya dibatasi dengan pagar. (Pangerang, 2013). Pemanfaatan Pekarangan adalah pekarangan yang dikelola melalui pendekatan terpadu berbagai jenis tanaman, ternak dan ikan, sehingga akan menjamin ketersediaan bahan pangan yang beranekaragam secara terus menerus, guna pemenuhan gizi keluarga. (Peny dan Benneth Ginting, 1984 dalam Pangerang, 2013). Tujuan Pemanfaatan Pekarangan Pemanfaatan lahan pekarangan rumah merupakan salah satu alternatif kemandirian pangan dalam rumah tangga. Meningkatkan Keterampilan keluarga masyarakat dalam pemanfaatan lahan. Memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga dan masyarakat secara lestari. Mengembangkan kegiatan ekonomi produktif keluarga. Menciptakan lingkungan hijau yang bersih dan sehat sacara alami Fungsi dan Manfaat Pekarangan yaitu: Pemenuhan gizi keluarga : ada beberapa tanaman, ternak dan ikan yang dapat dipelihara di pekarangan dan menghasilkan makanan yang dibutuhkan keluarga. Seperti umbi-umbian dan sayuran sebagai sumber vitamin, sedangkan ternak dan ikan sebagai sumber protein dan lemak. Sebagai lumbung pangan : hasil dari usaha pekarangan dapat diambil sewaktu-waktu dan tidak ada musim pacekliknya. Apotik hidup : pekarangan dapat ditanami berbagai tanaman obat yang berkhasiat, jika anggota keluarga sewaktu-waktu sakit dapat ditanggulangi sementara dengan obat yang ada di pekarangan. 4.Menambah penghasilan : pekarangan yang dikelola dengan baik, hasilnya dapat dijual sebagai sumber pendapatan keluarga karena banyak komoditas tidak membutuhkan lahan yang luas untuk membudidayakannya. Menghasilkan bahan bangunan : jenis tanaman pohon seperti bambu, kelapa, nangka dan tanaman lainnya yang ditanam di pekarangan dapat dijadikan bahan bangunan dan kerajinan rumah tangga. Sebagai tempat rekreasi keluarga : pekarangan yang ditata dan dirawat secara teratur akan memberikan keindahan dan rasa tentram bagi orang yang melihatnya serta membuat kita betah tinggal di rumah. Begitu besar fungsi dan manfaat pekarangan jika dikelola dengan baik, mari manfaatkan pekarangan anda kalau belum, yuk mulai sekarang! tidak ada kata terlambat. Penulis : Indah Ayu Suci Hati, SST PPL Nagari Situjuah Banda Dalam