Jagung adalah tanaman yang banyak dibudidayakan oleh petani. Setelah panen jagung, biasanya tersisa limbah seperti batang, daun, kulit (kelobot), dan tongkol jagung. Limbah ini sering kali tidak dimanfaatkan dengan baik, dibiarkan di lahan, atau dibakar. Padahal, limbah jagung sebenarnya masih bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai guna.
Di sisi lain, peternak sering menghadapi masalah mahalnya biaya pakan ternak. Pakan merupakan kebutuhan utama ternak, dan biaya pakan bisa mencapai sebagian besar dari total biaya beternak. Jika peternak hanya mengandalkan pakan pabrikan atau hijauan tertentu, maka biaya yang dikeluarkan menjadi tinggi, terutama saat musim kemarau.
Limbah jagung dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, terutama untuk sapi, kambing, dan domba. Meskipun kandungan gizinya tidak setinggi rumput segar, limbah jagung dapat menjadi pakan alternatif jika diolah dengan cara yang tepat, seperti dicacah, dikeringkan, atau difermentasi. Dengan pengolahan tersebut, limbah jagung menjadi lebih mudah dicerna dan disukai ternak.
Beberapa teknologi pengolahan limbah jagung yang telah dikenal antara lain : Pembuatan hay, pembuatan silase, fermentasi dan lain-lain..
1. Pembuatan Hay (Pakan Kering), Hay adalah pakan ternak yang dibuat dengan mengeringkan limbah jagung (batang dan daun) hingga kadar airnya rendah. Tujuannya agar pakan bisa disimpan lama tanpa busuk.
Bahan
Ø Batang dan daun jagung segar
Cara Pembuatan
Cara Pemberian ke Ternak
Kelebihan
2. Pembuatan Silase Jagung, Silase adalah pakan ternak hasil pengawetan hijauan melalui fermentasi tanpa udara (anaerob). Limbah jagung difermentasi agar lebih awet dan bergizi.
Bahan
Ø Limbah jagung cincang (batang, daun, tongkol muda)
Ø Molase/gula merah (3–5%)
Ø EM4 atau probiotik
Ø Air secukupnya
Ø Drum plastik atau plastik silo
Cara Pembuatan
Ciri Silase Baik
Cara Pemberian ke Ternak
Kelebihan
3. Fermentasi Limbah Jagung, Fermentasi adalah proses pengolahan limbah jagung dengan bantuan mikroorganisme untuk meningkatkan nilai gizi dan daya cerna.
Bahan
Ø Limbah jagung cincang
Ø Dedak (opsional)
Ø Molase/gula merah
Ø EM4/probiotik
Ø Air
Cara Pembuatan
Ciri Fermentasi Berhasil
Cara Pemberian ke Ternak
Kelebihan
✔ Lebih cepat dibuat
✔ Daya cerna meningkat
✔ Menghemat pakan hijauan
Kesimpulan Penyuluhan