PEMANFAATAN LIMBAH TANAMAN JAGUNG UNTUK PAKAN TERNAK
Salah satu limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk hijauan pakan ternak adalah limbah tanaman jagung. Limbah tanaman jagung dapat digunakan dalam bentuk segar dan dapat juga dalam bentuk olahan berupa hay, silage dan fermentasi jerami jagung. Limbahtanaman jagung segar Beragam jenis limbah jagung dapat dimanfaatkan untuk bahan baku pakan ternak. Klobot jagung, janggel atau tongkol jagung dan jerami jagung. Klobot jagung adalah kulit buah jagung yang selama ini seringkali dibuang padahal dapat juga dimanfaatkan untuk hijauan pakan ternak. Klobot jagung atau kulit jagung mempunyai cita rasa manis dapat disajikan dalam keadaan segar, kering dan silage. Janggel atau tongkol jagung adalah limbah jagung yang dihasilkan dari proses pemipilan biji jagung. Tongkol jagung biasanya digunakan untuk konsentrat pakan ternak ruminansia seperti sapi kambing domba dan kerbau. Kandungan gizi pakan tongkol jagung terdiri dari serat kasar, protein. Untuk meningkatkan kualitas pakan tongkol jagung dianjurkan mengolah tongkol jagung melalui proses fermentasi .Jerami jagung adalah bagian batang dan daun jagung yang merupakan sisa panen jagung yang selama ini dibiarkan mengering di lahan kebun jagung. Sebenarnya limbah jagung juga dapat digunakan untuk alternatif pilihan hijauan pakan ternak yang disajikan dalam bentuk segar, kering maupun hasil olahan jerami jagungOLAHAN LIMBAH TANAMAN JAGUNG.Pada saat musim panen jagung, ketersediaan limbah jagung banyak ditemukan di lahan kebun jagung. Begitu musim kemarau petani ternak kebingungan mencarikan pakan hijauan bagi ternaknya. Hal ini tidak perlu terjadi bila petani ternak mau dan mampu melakukan pengolahan limbah jagung menjadi hay, silage dan amoniasi limbah jagung. tanpa harus membeli hanya memanfaatkan limbah jagung disekitar wilayah lingkungan kandang ternak.Hay adalah pengolahan hijauan pakan ternak segar yang memanfaatkan sinar matahari atau mesin pengering untuk proses pengeringan hijauan pakan ternak. Limbah jagung segar dibuat hay caranya sederhana yaitu limbah jagung dijemur ditata mendapatkan sinar matahari secara merata. Proses penjemuran berlangsung sampai limbah tanaman jagung benar benar kering. Setelah kering limbah jagung disebut hay dan disimpan untuk ketersediaan pakan ternak dimusim sulit mendapatkan hijauan pakan ternak segar. Penyimpanan hay harus ditempat kering dengan menggunakan plastik agar tidak kehujanan. Pengambilan hay dianjurkan sesuai kebutuhan yang diperlukan ternak.Silase adalah hijauan pakan ternak diolah dengan proses penyimpanan limbah jagung dalam kantong kantong plastik atau silo bentuk bunker yang kedap udara. Limbah jagung yang dapat dibuat silase adalah batang tanaman jagung dan daun jagung yang harus dikeringkan terlebih dahulu selama 2 – 3 hari.. Selain limbah tanaman jagung dapat juga berupa tanaman termasuk buah mudanya atau buah yang hampir matang atau limbah tanaman jagung setelah buah dipanen.Pembuatan silase limbah jagung diawali dengan pemotongan limbah jagung bentuk potongan potongan kecil, begitu juga dengan buah jagung. Kemudian isikan secara padat pada kantong kantong plastik atau silo bila ada. Pada setiap bagian yang dipadatkan taburkan molasses. Bila kantong kantong plastic terisi penuh padat selanjutnya ditutup rapat sampai kedap udara. Jika kedap udara tidak mencapai 100 % akan menimbulkan tumbuhnya bakteri berbahaya jika termakan oleh ternak. Proses pembuatan selase selama 3 minggu dengan tanda tanda akan menimbulkan bau afak asam dengan hasil olahan berwarna coklat muda. Untuk menarik minat ternak memakannya pada saat pemberian dapat ditambahkan molasses yang akan memberikan warna harum. Penyimpanan silase dalamkantong kantong plastik harus dihindarkan dari gigitan tikus agar tidak mengganggu kedap udara didalam kantong.Selain diolah menjadi hay dan silase limbah jagung juga dapat diolah dengan proses amoniasi yang juga dikenal dengan nama fermenasi limbah jagung. Amoniasi limbah dilakukan dengan cara menambahkan urea dengan dosis yang digunakan setiap kg limbah jagung diperlukan 34 gram urea. Proses pembuatan amoniasi tidak berbeda dengan pembuatan silase yang membedakan bahan yang digunakan yaitu urea.Pemberian olahan jerami jagung pada ternakPemberian olahan limbah jagung dalam keadaan kering dapat diberikan 30 – 40 % dari jumlah rasum yang diberikan pada ternak. Jika diberikan melebihi ukuran takaran yang dianjurkan akan berakibat kandungan gizi pakan yang diberikan tidak berimbanDibuat oleh: Ir. NYoman Suarda , Bpp Kecamatan GerokgakSumber; Bahan /Materi Pelatihan Pembuatan Pakan Di Klp Mitra bina usaha– ds. Sumber klampok-Gerokgak.