Loading...

PEMANFAATAN TRICHOKOMPOS PADA TANAMAN SAYURAN

PEMANFAATAN TRICHOKOMPOS PADA TANAMAN SAYURAN

Ketersediaan pupuk sebagai sumber unsur hara bagi tanaman adalah hal yang mutlak, agar tanaman menjadi sehat, tahan terhadap serangan OPT dan dengan demikian diharapkan mampu mencapai produksi yang optimal. Pemberian pupuk kimia secara berlebihan dan kurang bijaksana justru akan memperburuk kondisi fisik tanah. Tanpa diimbangi dengan pemberian pupuk organik (kompos), maka efisiensi dan efektifitas penyerapan unsur hara oleh tanaman menjadi tidak optimal.

Alternatif yang cukup memberikan harapan bagi petani dalam mengatasi hal diatas adalah dengan memanfaatkan kotoran ternak, arang sekam dan trichoderma sebagai kompos (pupuk organik). Trichokompos merupakan salah satu bentuk pupuk organik kompos yang mengandung cendawan antagonis Trichoderma sp . Semua bahan organik yang dalam proses pengomposannya ditambahkan Trichoderma disebut sebagai “Trichokompos”.

Trichoderma yang terkandung dalam kompos ini berfungsi sebagai dekomposer bahan organik dan sekaligus sebagai pengendali OPT penyakit tular tanah seperti : Sclerotium sp, Phytium sp,Fusarium sp dan Rhizoctonia sp. 

 

Manfaat Trichokompos

  1. Mengandung unsur hara makro dan mikro
  2. Memperbaiki struktur tanah
  3. Memudahkan pertumbuhan tanaman, menahan air
  4. Meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah akar biologis yang menguntungkan
  5. Meningkatkan PH pada tanah asam
  6. Sebagai pengendalian OPT penyakit tular tanah

 

Teknik Pembuatan Trichokompos 

Bahan :

  • Kotoran ternak 5 karung (100 kg)
  • Arang sekam 1 karung (10 kg ) 
  • Trichoderma padat 250 gram
  • Air secukupnya 

Cara Pembuatan :

  1. Campurkan kotoran ternak,arang sekam dan Trichoderma
  2.  Aduk hingga rata dan lembabkan dengan air secukupnya
  3. Tutup dengan plastik hitam/karung
  4. Inkubasi 7-10 hari
  5. Trichokompos siap diaplikasikan.

 

Pengaplikasian Trichokompos adalah sebagai berikut: 

  1. Dapat digunakan sebagai pupuk dasar dengan takaran 200-300 gr/lubang tanam untuk tanaman sayuran atau buah.
  2. Dapat digunakan sebagai pupuk dasar dan susulan dengan takaran 3 – 4 kg/m².

 

Kandungan Hara Trichokompos Berdasarkan uji Laboratorium, kandungan hara Trichokompos dari bahan organik kotoran sapi adalah sebagai berikut: N 0,50%,  P 0,28%,  K 0,42%,  Ca 1,035 ppm,  Fe 958 ppm,  Mn 147 ppm,  Cu 4 ppm,  Zn 25 ppm.

 

Trichokompos efektif sebagai penggembur tanah, penyubur tanaman, merangsang pertumbuhan anakan, bunga dan buah. Selain itu, pupuk organik tersebut juga sebagai pengendali penyakit, seperti penyakit layu, busuk batang dan daun.