Loading...

pemangkasan pohon jambu air

pemangkasan pohon jambu air
produksi tinggi dan terus-menerus memang menjadi keistmewaan jambu madu deli hijau. kunci suskes agar produksi jambu madu deli hijau tetap konstan dan kontinyu adalah pemangkasan. umumnya pertumbuhan jambu madu deli hijau tergolong cepat. karenanya harus dilakukan pemangkasan rutin, 3 kali setahun. pemangkasan bisa merangsang pertumbuhan, meningkatkan produksi buah, dan membuat bentuk pohon menjadi indah. lakukan pemangkasan ketika pohon dalam keadaan dorman (tidak aktif). singkirkan cabang pohon yang terkena penyakit, mati, atau rusak. cegah pertumbuhan pohon yang memiliki beberapa batang dan cabang yang mengarah ke dalam. usahakan agar pohon buah mendapatkan cahaya yang mencukupi di semua cabang dan jangan sampai cabangnya saling menumpuk sehingga menghambat pertumbuhan buah. mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan pemangkasan pangkaslah pohon yang masih muda langsung setelah ditanam.setelah ditanam, pangkas batang utama tanaman muda dengan menyisakan tinggi antara 60 hingga 75 cm. pangkas semua cabang yang mengarah ke samping dan sisakan tidak lebih dari dua cabang. ini akan menyamakan luas yang ada di bagian atas pohon dengan luas di sistem perakarannya. apabila anda menginginkan pohon yang tinggi agar anda bisa duduk di bawahnya ketika cuaca sedang panas, lakukan pemangkasan awal pada pohon muda di titik yang lebih tinggi. pangkas pohon muda yang memiliki pertumbuhan tidak bagus.apabila pohon muda anda tidak tumbuh dengan baik, lakukan pemangkasan berat selama tiga tahun pertama. pemangkasan berat di beberapa tahun pertama akan menghasilkan buah yang lebih sedikit di saat awal, tetapi pohon tersebut akan menjadi kuat dan produktif dalam jangka panjang. hindari memangkas pohon muda yang sehat terlalu sering.apabila pohon muda dapat tumbuh dengan baik, biarkan saja pohon tersebut terus tumbuh. lakukan pemangkasan secara tidak teratur atau jangan dipangkas sama sekali. pemangkasan yang tidak teratur secara umum tidak mempunyai definisi yang pasti. tindakan ini mengacu pada pemangkasan yang dilakukan dengan frekuensi yang lebih sedikit daripada biasanya pada pohon yang sudah dewasa. b. memilih metode pemotongan lakukan pemotongan atas (heading cut) untuk mendapatkan pohon dengan bentuk yang indah.potonglah di atas kuncup yang mengarah ke luar pada sudut 30 derajat. tindakan ini akan membuat cabang tersebut tumbuh ke arah luar dan ke atas dengan bentuk seperti gelas anggur. apabila anda memotong cabang di atas kuncup yang mengarah ke dalam, cabang tersebut akan tumbuh ke arah dalam sehingga bentuk pohonnya nanti menjadi tidak indah. lakukan pemangkasan untuk penjarangan cabang.pemangkasan jenis ini digunakan untuk memperjarang cabang sehingga sinar matahari dapat mencapai batang pohon. lakukan penjarangan cabang dengan memangkas cabang sedekat mungkin dengan batang pohon. berhati-hatilah jangan sampai menyisakan bekas potongan yang terbuka. lakukan penjarangan pada cabang yang memiliki diameter setidaknya 50% lebih kecil daripada diameter cabang induk. lakukan pemangkasan bench cut.pemangkasan jenis ini digunakan untuk menjarangkan bagian tengah pohon dan membuang cabang dan tunas yang tegak lurus dan kuat. untuk melakukannya, pilihlah cabang dengan arah horizontal, kemudian potonglah cabang dan tunas yang tumbuh dari sebelah atas (terutama yang berada di dekat batang pohon). c. melakukan pemeliharaan gunakan alat yang tepat.gunakan gunting yang tajam untuk menangani pohon muda yang memiliki cabang dengan diameter sekitar 1,5 cm atau lebih kecil. gunakan gergaji pangkas atau gunting pangkas bergagang panjang untuk memangkas pohon yang telah dewasa. apabila anda tidak mempunyai alat pemangkas, cobalah menyewanya di toko peralatan berkebun. ini merupakan opsi yang bagus karena anda mungkin hanya menggunakannya dalam waktu beberapa jam dalam setahun. sterilkan peralatan anda agar terhindar dari infeksi.setelah melakukan pemangkasan, celupkan alat pemangkas ke dalam larutan yang terbuat dari satu bagian alkohol dan satu bagian air selama minimal 1 menit sebelum anda memangkas pohon berikutnya. ini bisa mencegah tersebarnya penyakit ke pohon yang lain. sebagai alternatif, anda juga dapat menggunakan larutan yang terbuat dari campuran air dengan cairan pembersih seperti super pell, vixal, atau lysol. campurlah satu bagian cairan pembersih dengan 5 bagian air, kemudian celupkan alat pemangkas selama setidaknya 1 menit. tentukan cabang yang harus dipangkas.selalu pangkas cabang yang rusak, mati atau terkena penyakit. selain itu, potonglah tunas batang (sucker), yaitu cabang baru yang tumbuh dari pangkal cabang. anda juga harus memangkas tunas air (watersprout), yaitu cabang yang tumbuh ke atas dari batang yang menghadap ke luar dan biasanya muncul di musim semi (di negara dengan empat musim). secara umum, jangan memotong cabang yang tumbuh dari batang dengan sudut kemiringan sekitar 45 derajat. cabang yang tumbuh di posisi yang lebih kecil atau lebih besar dari sudut kemiringan itu harus dipotong. pastikan semua cabang mendapatkan sinar matahari dalam jumlah yang memadai. cobalah melakukan pemangkasan dalam jumlah yang lebih besar di bagian atas daripada bagian bawah pohon. ini memungkinkan sinar matahari untuk mencapai cabang yang biasanya ternaungi agar cabang tersebut bisa menghasilkan buah. selain itu, potonglah cabang yang posisinya terlalu berdekatan. setiap cabang harus memiliki jarak antarcabang sekitar 15 hingga 30 cm. apabila ada sekelompok cabang yang posisinya berdekatan, pangkas cabang yang berukuran paling kecil. oleh : hery budi santosa, s.p