Pemangkasan tanaman kakao dilakukan dengan membuang cabang, ranting atau daun yang tidak produktif untuk mengatur distribusi cahaya matahari dalam tajuk tanaman sehingga proses fotosintesis berjalan secara efektif. Tujuan dari pemangkasan yaitu untuk merangsang pertumbuhan vegetatif tanaman, merangsang pembungaan dan pembuahan serta untuk pengendalian hama dan penyakit yang menyerang tanaman kakao. Pemangkasan BentukPemangkasan bentuk dilakukan pada tanaman belum menghasilkan (TBM), tujuannya untuk membentuk kerangka (frame) tanaman agar tercipta bentuk pertumbuhan tanaman yang baik, yakni tanaman kakao yang memiliki cabang-cabang utama (cabang primer) yang tumbuhnya kokoh dan sehat dengan arah tumbuh yang teratur. Pemangkasan bentuk dilakukan dengan cara mengurangi cabang primer yang tumbuh dari jorjet yang semula berjumlah empat atau lebih, hanya dipelihara 3 (tiga) cabang saja, dipilih yang kuat dan seimbang. Ujung cabang primer pada batas 75-100 cm dari jorget, dipotong. Cabang-cabang sekunder diatur zig-zag, diatur yang tumbuhnya seimbang ke segala arah. Awal tumbuhnya cabang sekunder sekitar 30 cm dari jorget. Objek utama dalam pemangkasan ini adalah cabang primer, sehingga pelaksanaannya dilakukan setelah tanaman kakao muda telah membentuk cabang primer pada umur tanaman sekitar 1-2 tahun setelah tanam.Pemangkasan PemeliharaanSetelah dilakukan pemangkasan bentuk, dilakukan pemangkasan pemeliharaan. Pemangkasan pemeliharaan ini bertujuan untuk memelihara dan mempertahankan kerangka yang telah dibentuk pada pemangkasan bentuk. Pemangkasan pemeliharaan ini dilakukan pada tanaman yang berumur diatas dua tahun. Pada pemangkasan ini cabang-cabang sekunder diatur pertumbuhannya dengan memangkas sebagian cabang agar tidak saling menaungi. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sejak tumbuhnya cabang-cabang sekunder sehingga pertumbuhan tajuk tanaman kakao tidak saling menutupi, misalnya mengeluarkan tunas air (wiwilan). Pangkas pemeliharaan dilakukan 4-6 kali per tahun.Pemangkasan ProduksiPemangkasan produksi dilakukan pada tanaman yang telah berproduksi (umur 3-4 tahun). Tujuan utama pemangkasan produksi adalah meningkatkan kemampuan tanaman untuk membentuk bunga dan buah sehingga dapat mendapatkan produksi yang optimum.. Karena pemangkasan ini berdampak langsung terhadap tingkat produksi tanaman, maka pemangkasan produksi ini sangat penting untuk dilakukan. Bagian-bagian tanaman yang dipangkas adalah tunas air (wiwilan), cabang balik, cabang gantung, cabang mati, cabang yang terserang hama penyakit, cabang cacing, cabang bersinggungan, cabang cambuk, cabang bertingkat, cabang bersilangan, cabang yang saling tindih, dan cabang yang meninggi lebih dari 3 meter. Pada intinya pemangkasan dilakukan pada semua cabang tidak produktif yang menyebabkan kanopi rimbun. Tunas air dibuang 2-4 minggu sekali. Pangkas Pemendekan KanopiPangkasan pemendekan kanopi dilakukan dengan tujuan untuk memelihara ketinggian tanaman 3-4 m, dilakukan setahun sekali pada awal musim hujan. Alat pangkas berupa gunting, sabit bergalah, dan gergaji, semuanya harus tajam. Luka pangkasan cabang dengan garis tengah lebih dari 5 cm, ditutup dengan ter atau obat penutup luka. Pangkasan tidak dibenarkan pada saat tanaman sedang berbunga atau sebagian besar buahnya masih muda (panjang Kriteria pangkasan yang benar yaitu pada siang hari ada spot-spot cahaya di lantai kebun, suasana di dalam kebun tidak terlalu gelap atau terlalu terang , bunga dan buah tumbuh pada semua tanaman dan mulai dari permukaan tanah. Pangkasan tidak dibenarkan pada saat tanaman sedang berbunga atau sebagian besar buahnya masih muda (panjang Kriteria pangkasan yang benar adalah pada siang hari ada spot-spot cahaya di lantai kebun, suasana di dalam kebun tidak terlalu gelap atau terlalu terang, bunga dan buah tumbuh pada semua tanaman dan mulai dari permukaan tanah.Pemangkasan Tanaman PlagiotropTanaman plagiotrop asal sambung pucuk dan okulasi tidak membentuk jorget, percabangannya menyamping dan mulai tumbuh dari permukaan tanah. Pangkas bentuk dilakukan setelah ranaman rimbun, biasanya setelah berumur 1 tahun. Pangkas bentuk dilakukan dengan memilih semua cabang besar yang kuat, arah pertumbuhannya membentuk huruf V.. Pangkasan selanjutnya dengan mengatur cabang “cabang sekunder, diusahakan arah pertumbuhannya merata, seimbang dan tidak saling menutupi. Pangkasan pemeliharaan selanjutnya sama dengan tanaman asal perbanyakan generative dan SE.Sumber :1.Pedoman Teknis Budidaya Kakao yang Baik. Direktorat Jenderal Perkebunan. Kementerian Pertanian. Jakarta. 2014.2.Pemangkasan kakao.blogspot.co.id3. ditjenbun.pertanian.go.id