Loading...

Pemasangan Ajir atau Turus Pada Tanaman Cabai

Pemasangan Ajir atau Turus Pada Tanaman Cabai
Dalam budidayanya, tanaman cabai mutlak memerlukan ajir atau turus untuk membantu pertumbuhannya supaya tegak, mencegah tanaman roboh karena berat buah dan tiupan angin, mengoptimalkan sinar matahari ke tanaman sehingga fotosintesis berlangsung secara maksimal, membantu penyebaran daun dan tunas seta ranting cabai supaya teratur, mempermudah penyiangan dan penyemprotan serta pemupukan. Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan, penanaman cabai dengan menggunakan ajir dari bamboo dapat menaikkan produksi buah cabai sampai dengan 48 % serta dapat mengurangi serangan hama dan penyakit. Pemasangan ajir dilakukan segera setelah tanaman cabai ditanam di bedengan. Ajir yang bisa digunakan adalah dari batang bamboo yang dibelah empat dan dibersihkan atau dihaluskan supaya tidak melukai pekerja atau tanaman cabai. Tinggi ajir umum digunakan untuk hibrida adalah 125 cm, dengan bagian yang dimasukkan ke dalam tanah adalah 25 cm. Ajir ini dipasang tegak di setiap tanaman cabai dengan jarak sekitar 10 cm dari batang tanaman. Untuk memperkuat pemasangannya, semua ajir yang digunakan di dalam bendengan tersebut bisa dihubungkan dengan menggunakan bamboo panjang yang diikat dengan tali. Setelah ajir terpasang, tanaman cabai harus segera diikatkan di ajir tersebut dengan menggunakan tali raffia. Supaya tidak melukai batang cabai, pengikatan tanaman bisa menggunakan simpul yang berbentuk angka delapan. Pengikatan tanaman dilakukan pertama kali di batang. Setelah mengalami penambahan tinggi, tanaman diikat di percabagan pertama. Sumber : Bernadinus T. Wahyu Wiryanta, Bertanam Cabai Pada Masa Hujan, Jakarta, 2002