Seluruh kegiatan produksi ataupun jasa yang utama adalah pangsa pasarnya, jika pemasaran suatu produk atau jasa berjalan dengan baik maka proses kegiatan produk atau jasa itu dari Sejak hulu sampai hilir akan berkembang dengan baik. Pemasaran dari hasil padi varietas IR-66 dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu; a) pemasaran sebagai benih padi, b) pemasaran sebagai konsumsi meliputi beras, tepung dan pakan serta c) hasil sampingan. Secara rinci akan dijelaskan pada tulisan ini sebagai berikut: Pemasaran benih padi varietas IR-66 yang dijadikan benih bersertifikat label biru atau benih sebar tentunya petani penangkar benih sebelum menangkarkan benihnya sebaiknya melihat dan memantau seberapa banyak kebutuhan petani tentang benih padi varietas IR-66 yang dibutuhkan petani di lingkungannya atau ke tempat lain yang mau membeli benihnya. Dengan jalan demikian maka petani penangkar benih dapat memperkirakan berapa banyak benih padi yang bersertifikat label biru/benih sebar yang dapat dipasarkannya sehingga dengan perhitungan itu tentunya pelaksanaan penangkaran benih dapat dilakukan sesuai rencana pemasarannya. Bila memungkinkan sebaiknya petani penangkar benih padi varietas IR-66 melakukan kerjasama dengan kelompoktani setempat atau kelompoktani di luar wilayahnya dalam penyediaan kebutuhan benih padi varietas IR-66, dimana terlebih dahulu dilakukan kontrak kerja, misalnya petani penangkar menyediakan benih padi varietas IR-66 pada petani atau kelompoktani sekitarnya dengan harga tertentu. Bisa petani penangkar benih memberikan terlebih dahulu benih padinya selanjutnya petani akan membayarnya estela panen, atau sebaliknya petani penangkar benih menerima persekot pembayaran benih terlebih dahulu dengan harga yang lebih miring dan pelunasannya dilakukan pada saat benih setelah diserahkan atau setelah para petani panen dalam usahatani padinya. Dapat juga dilakukan pemasaran benih padi oleh petani penangkar benih kepada penyalur sarana produksi atau kios-kios penyalur sarana produksi. Hanya untuk mendapatkan kepastian berapa banyak yang dibutuhkan penyalur sarana produksi atau kios-kios penyalur sarana produksi, terlebih dahulu para penangkar benih padi melakukan penjajakan atau perjanjian dengan pihak kios tersebut. Sehingga diperoleh perkiraan berapa banyak benih padi IR-66 yang dibutuhkan dan sekaligus kesepakatan harga benih tersebut. Pemasaran untuk konsumen tentunya dapat dibagi lagi dalam beberapa poin yang kesemuanya tujuannya untuk dikonsumsi, hanya produk padinya dilakukan tingkatan pengolahannya sesuai dengan kebutuhan pangsa pasarnya. Dapat dimaklumi pemasaran yang tidak terlalu melalui proses pelaksanaannya gampang hanya nilai jualnya lebih rendah bila dibandingkan dengan pengolahan yang lebih baik. Bila dilakukan pengolahan yang lebih baik maka memerlukan proses dan modal yang lebih besar tetapi memperoleh nilai tambah atau keuntungan yang lebih besar pula. Pada umumnya sebagian petani setelah melakukan panen padi, dimana padinya telah dirontok melalui pedal thresher maka dapat dilakukan penjualan langsung kepada pedagang pengumpul yang datang ke lokasi tempat panen, hanya harganya lebih murah dari harga yang umum. Untuk mendapatkan harga jual padi yang sesuai ketentuan pemerintah atau untuk mendapatkan harga yang lebih tinggi, sebaiknya gabah yang telah dirontok tersebut dijemur terlebih dahulu. Baru gabah kering giling itu dapat dijual ke pedagang setempat atau ke pedagang yang ada di kota sehingga diperoleh harga yang lebih baik. Penjualan gabah padi disarankan kepada petani yang mempunyai ekonomi yang lebih baik sebaiknya gabah padi tersebut jangan langsung dijual pada musim panen, gabah padi yang telah dijemur sebaiknya dimasukkan ke dalam karung dan disimpan ke dalam lumbung padi/gudang untuk beberapa waktu, setelah musim panen selesai baru lakukan penjualan gabah padi tersebut sehingga diperoleh harga gabah yang lebih baik. Pemasaran beras dapat dilakukan petani atau kelompoktani dengan jalan gabah padi yang diperoleh dijemur terlebih dahulu kemudian disimpan di dalam gudang atau lumbung, setelah berlalu musim panen maka gabah padi digiling ketempat penggilingan selanjutnya beras yang diperoleh dapat langsung dijual kepada pedagang pengumpul atau pedagang pengecer di kota, bila beras dijual kepedagang pengumpul tentunya harganya lebih murah bila dibanding dijual ke pedagang pengecer langsung. Pemasaran tepung beras dapat dilakukan petani dengan jalan gabah padi yang diperoleh digiling kemudian setelah menjadi beras digiling lagi menjadi tepung. Setelah menjadi tepung maka dijual kepada pedagang pengumpul tepung atau pedagang pengecer tepung atau pedagang makanan kue-kue. Hanya untuk melakukan pemasaran beras menjadi tepung beras sebaiknya terlebih dahulu dilakukan penjajakan dan kesepakatan kerjasama antara petani dengan pedagang tepung atau pedagang makanan kue-kue, sehingga kepastian jumlah dan harga tepung terjamin. Dari hasil penggilingan padi diperoleh bekatul atau dedak yang dapat dijual langsung kepada pedagang atau pengelola pakan, baik yang ada di daerahnya maupun di daerah lain. Hanya saja perlu kesepakatan dalam hal jumlah ataupun harga, jika pedagang pakan membatasi minimum jumlahnya maka para petani dapat bekerja sama secara berkelompok sehingga bekatul dan dedak dikumpul dalam jumlah tertentu selanjutnya baru dijual bersama-sama kepada pedagang atau pengolah pakan. Hasil sampingan dariproduksi padi yang dapat dipasarkan adalah jerami untuk keperluan media penanaman jamur merang, jerami ini dibutuhkan oleh orang yang mengusahakan jamur merang. Jerami yang dapat dijual kepada pengusaha jamur merang adalah jerami yang masih bagus dan belum layu. Sebaiknya sebelum melakukan panen petani terlebih dahulu menghubungi pengusaha yang mengelola jamur merang, sehingga diperoleh kesepakatan jumlah dan harga. Selain jerami untuk media jamur merang, jerami juga dapat digunakan sebagai bahan kompos dengan campuran kotoran hewan seperti kotoran sapi atau kerbau. Melalu proses tertentu jerami dapat dijadikan kompos, kompos ini dapat digunakan sendiri bila kebutuhan petani sendiri telah terpenuhi maka kompos yang dihasilkan dari sisa produksi padi dapat dipasarkan kepada petani lain yang membutuhkannya dengan harga yang disepakati bersama. Penulis : Dr. Ibrahim Saragih